Rabu, 1 Januari 2020

Bukan Hanya Jarak Tempuh yang Jadi Acuan Mengganti Oli Mesin

Kapankah waktu yang tepat untuk mengganti oli mesin mobil? Kebanyakan pemilik kendaraan hanya terpaku pada perhitungan jarak tempuh, ternyata ada hal lain lho yang dapat mempercepat jadwal pergantian oli mesin anda, yuk simak panduan lengkapnya berikut ini :

Jadwal penggantian oli mesin kerap kali dianggap remeh oleh sebagian pemilik kendaraan. Padahal bisa terus menerus ditunda dan diabaikan, hal ini dapat membahayakan mesin mobil anda. Semakin lama kualitas oli akan semakin menurun, hal ini mengakibatkan oli tidak dapat bekerja maksimal melindungi mesin mobil anda.

Tetapi, kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli? Bagaimana hitungan idealnya?

Umumnya, pemilik mobil disarankan mengganti oli berdasarkan masa pakai atau jarak tempuh. Namun, standar ini tidak harus dijalankan sepenuhnya, karena ada faktor-faktor lain yang membuat mobil harus mengganti oli lebih cepat, yaitu sebelum jarak tempuh yang ditentukan.

Setidaknya ada 3 faktor selain jarak tempuh yang harus diperhatikan oleh pemilik mobil untuk menentukan jadwal ganti oli. Selengkapnya dapat Anda simak di bawah ini.

 

  1. Running Engine Hour

Saat terjebak kemacetan, jarak tempuh mobil kita tidak akan bertambah, namun hal ini bukan berarti mesin tidak bekerja. Dalam situasi macet, justru mesin bekerja dengan lebih berat, hal inilah yang membuat oli mesin kita tetap harus bekerja dengan maksimal.

Anda bisa menggunakan engine running hour meter untuk mengukur berapa lamanya mesin mobil dihidupkan. Untuk mobil-mobil yang kerap kali terjebak kemacetan, ada baiknya anda mengganti oli kendaraan anda setiap 2-3 bulan sekali.

 

Baca Juga : TOP 1 10W-30 Pilihan Oli Mesin Terbaik Honda CRF 250 Rally

 

  1. Beban Kendaraan

Mobil yang sering memikul beban berat, baik beban penumpang ataupun barang, akan membuat mesin ikut bekerja keras membawa beban tersebut. Apalagi jika beban yang dibawa tidak sesuai dengan standar dari pabrikan, mesin membutuhkan tenaga ekstra untuk membuat mobil berjalan.

Kejadian itu dapat membuat oli mesin mengalami stres sehingga proses pelumasan tidak sempurna dan sangat berpotensi merusak komponen-komponen di dalamnya. Bagi Anda yang sering mengangkut beban berat dengan mobil, sebaiknya melakukan pergantian oli lebih awal demi menjaga performa mesin.

 

  1. Jenis oli yang digunakan

Jenis oli memiliki masa pakai yang berbeda-beda, tergantung dari kebutuhannya. Setiap mobil juga punya standar yang berbeda dalam penggunaan oli. Jadi, pemakaiannya tergantung dari kebutuhan dan teknologi dari mesin mobil.

Oli mobil dengan berbahan dasar sintetik memiliki material yang lebih baik dibanding oli biasa atau oli mineral yang banyak dipasaran saat ini.

 

Baca Juga : Himalayan Ridge : Darius dan Donna Membuktikan Kualitas Oli TOP 1 di Himalaya

 

Oli full sintetik memiliki masa pakai yang lebih lama, lebih tahan panas dan menjaga suhu mesin tetap stabil dan sekaligus membersihkan kerak-kerak di dalam mesin mobil Anda. Oli mobil sintetik telah diolah dan diseleksi dengan teknologi terbaik dan melewati tahapan yang panjang.

Oli sintetik juga bebas dari karbon reaktif yang bisa menghasilkan asam, oksigen, dan partikel lain yang tidak dibutuhkan oleh mesin sehingga akan mempengaruhi kinerja mesin mobil kesayangan. Oli dengan kandungan sintetik memiliki sistem pelumasan yang lebih merata, dan bisa bekerja secara maksimal di segala temperatur.

TOP1 HP Sport menggunakan bahan dasar (base-oil) 100% sintetik sebagai bahan dasarnya, sehingga sangat stabil dan lebih tahan pada temperatur tinggi. Hal inilah yang membuat TOP1 HP Sport menjadi salah satu pilihan oli mobil terbaik untuk Anda.

 

Baca Juga : Review Oli TOP1 HP Sport 0W-20 : Oli Mobil Terbaik untuk LCGC

 

Selain itu oli TOP 1 HP Sport juga menunjang spesifikasi mobil keluaran terbaru dan mobil LCGC, karena TOP1 HP Sport telah melampaui standar pabrikan dan memenuhi standar tertinggi dari International Lubricant Standardization and Approval Commitee (ILSAC) GF-5. Hal inilah yang membuat pelumas TOP1 HP Sport mampu melindungi mesin hingga ke celah tersempit sekalipun dan mampu melindungi pada situasi jalanan tak menentu dan kemacetan.

Rekomendasi untuk kamu: