Jumat, 7 Februari 2014

Ferrari 458 Speciale, memang benar-benar spesial

Otosia.com -

Memasuki Tahun Kuda yang identik dengan logo Ferrari, PT Citra Langgeng Otomotif, distributor resmi Ferrari di Indonesia meluncurkan The New Ferrari 458 Speciale, di Jakarta, Rabu kemarin (5/2).

Supercar eksotis yang spesial ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi para penggemar Ferrari yang mencintai sirkuit dan balapan. Mobil ini dilengkapi dengan teknologi yang canggih, menjadikannya kendaraan unik yang secara khusus didesain bagi para pemilik yang mengidamkan mobil sport dengan sensasi berkendara yang menantang.

Ferrari 458 Speciale adalah produk terkini Ferrari yang terlahir dari filosofi yang menggambarkan inovasi dan penelitian berteknologi tinggi, dan mampu menghadirkan pengembangan di bidang powertrain, aerodinamika, dan dinamika berkendara sehingga dapat mengubah model 458 Italia yang luar biasa ini menjadi sportcar yang layak mendapat sebutan "Speciale". Hasilnya adalah suatu konsep mobil sport yang benar-benar baru, tak tertandingi dan efisien.

Banyak solusi canggih yang diterapkan Ferrari untuk pertama kalinya pada mobil model 458 Speciale ini, termasuk aerodinamika aktif canggihnya, yang akan menjadi fitur standar untuk seluruh mobil Ferrari di masa depan.

Masuk dalam jajaran mobil yang diproduksi di Maranello bersama dengan 458 Italia dan 458 Spyder yang telah memperoleh berbagai penghargaan, berlinetta dengan mid-rearengined V8 berkapasitas 4.497 cc ini didesain untuk meningkatkan kinerja dan sensasi berkendara yang tak terbayangkan, namun tetap menjamin pengendalian yang mudah dan nyaman di semua kondisi.

Mendapat banyak penghargaan atas power unit-nya yang dianugerahi "Best Performance Engine" dalam sebuah ajang penghargaan bertajuk Engine of the Year Awards, selama dua tahun berturut-turut, Ferrari membangun mesin V8 (605 hp) jenis naturally aspirated terkuat yang mampu menghasilkan tenaga terbesar yang pernah diraih kendaraan bermesin naturally aspirated manapun yang pernah diproduksi.

Berkat rasio berat/tenaga yang tak kalah memukau yaitu sebesar 2,13 kg/cv, 458 Speciale ini hanya membutuhkan waktu 3 detik untuk mencapai kecepatan 100 km/jam dari posisi 0 km/jam (0-200 km/jam dicapai dalam 9,1 detik). Bahkan 458 Speciale hanya membutuhkan waktu 1 menit 23,5 detik untuk melahap satu putaran di sirkuit Fiorano.

Tuntutan akan aerodinamika menuntun Ferrari Styling Centre untuk menjalin kerjasama dengan Pininfarina, guna menghasilkan lekuk mobil yang lebih berorientasi pada performa. Fitur paling menonjol dalam hal ini adalah aerodinamika bergerak di bagian depan dan belakang yang mampu menyeimbangkan downforce dan cut drag. Hal ini menjadikan Ferrari 458 Speciale sebagai mobil dengan aerodinamika paling efisien dalam sejarah Ferrari.

Pengembangan lain yang dihadirkan oleh Ferrari adalah teknologi yang digunakan pada subsistem dinamika kendaraan. Dengan pengembangan di area ini, menjadikan pengemudi lebih percaya diri dalam mengendalikan mobil di kecepatan tinggi; membantu mengatasi oversteer dengan natural power oversteer management serta memberikan respon yang tepat atas perintah yang diberikan oleh pengemudi.

Salah satu elemen inovatif dari 458 Speciale adalah sistem kendali yang disebut Side Slip angle Control (SSC) yang memudahkan pengemudi untuk memacu mobil sampai pada batas maksimal kemampuan mobil, sehingga dapat meningkatkan sensasi mengemudi.

Berkat pengembangan dari algoritma baru yang akurat, SSC mampu melakukan analisis instant-to-instant pada saat kendaraan mengalami side slip, membandingkannya dengan sasaran nilai lalu mengoptimalkan torsi mesin (melalui integrasi dengan kendali traksi F1- Track) maupun distribusi torsi di antara kedua roda (melalui integrasi dengan diferensiasi elektronik E-Diff).

Selain itu SSC berfungsi menganalisis arah belok kendaraan dan mengatur tenaga sehingga daya yang tersalurkan tidak sia-sia.

Termasuk bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pengembangan mobil ini, adalah pembakaran ban Michelin Pilot Sport Cup2 yang secara khusus dibuat untuk 458 Speciale melalui program kolaborasi yang melibatkan sejumlah uji trek dan sesi simulator, serta uji lainnya.

Dirancang untuk 458 Speciale, di kondisi trek kering, ban ini mampu meningkatkan performa dalam satu kali putaran sekaligus mampu meningkatkan performa secara konsisten di putaran-putaran selanjutnya. Ban ini juga mampu membantu mobil mendapatkan cengkraman terbaik di kondisi trek basah.

Pemakaian tekhnolog iyang disebutkan di atas, mampu meningkatkan catatan waktu tempuh 458 Speciale untuk satu kali putaran trek, dan terus menghasilkan performa yang sama di putaran-putaran selanjutnya. Hal ini tidak mungkin diperoleh bagi kendaraan yang tidak dirancang untuk dipergunakan di trek.

Hasil ini menunjukkan bahwa 458 Speciale memiliki waktu respon tercepat (0,060 detik) dan akselerasi lateral tertinggi (1,33 g), hasil terbaik yang pernah dicapai oleh mobil keluaran pabrikan berlogo Kuda Jingkrak ini.

Di Indonesia, lewat PT Citra Langgeng Otomotif, supercar ini dijatah kurang dari 20 unit. Berapa harganya? Distributor resminya di Tanah Air enggan membocorkan. Namun sekadar catatan, banderolnya mencoba merujuk pada harga bekas dari tipe di bawahnya, yakni Ferrari 458 Spyder, yang dijual mendekati Rp 10 miliar. Nah, tebak sendiri kira-kira berapa harganya di Indonesia untuk mobil spesial ini.

Tertarik menjinakkan 'kuda liar' spesial ini di lintasan manapun?

(5/2)

Rekomendasi untuk kamu: