Senin, 25 Maret 2013

LaFerrari pilih didorong, Veneno suka meraung!

Ajang pameran bergengsi Geneva Motor Show 2013 telah usai, tapi dua supercar anyar asal Italia, Ferrari dan Lamborghini masih jadi pusat perhatian. Di akhir acara kedua supercar ini memiliki cara yang berbeda untuk keluar dari arena pameran.

Dari kubu supercar berlogo kuda jingkrak ini lebih memilih cara sunyi senyap alias mobil didorong. Ada dua kemungkinan dalam hal ini, pertama ingin menggambarkan konsep mesin hybrid yang diusungnya atau yang kedua karena sang kuda jingkrak kehausan dan kelelahan setelah pameran?

Meski demikian LaFerrari tetap memiliki karisma sehingga menjadi perhatian dan sorotan saat meninggalkan lokasi pameran. Kemudian sang rival yang menjadi supercar langka dan termahal yakni Lamborghini Veneno lebih suka pilih show-off saat meninggalkan lokasi pameran.

Veneno hadir dan pergi dari lokasi dengan cara yang mampu membuat banyak orang terpesona. Apalagi saat mendengarkan raungan mesin V12 yang hasilkan tenaga 750 hp seakan sanggup perlihatkan keganasan performanya.

Namun meski supercar berlambang banteng tempur ini untuk perayaan 50 tahun perusahaan dan dibanderol harga €3.6 juta atau Rp 46 miliar tetap saja memiliki kekurangan. Dan dari video di bawah ini dapat diketahui ciri khas lama Lamborghini adalah gaya sang pengemudi untuk memundurkan mobil harus duduk sedikit keluar dan pintu terbuka ke atas.

(kpl/vin)

Rekomendasi untuk kamu: