Sabtu, 5 Januari 2013

Tahun 2012 Toyota jual 405.414 mobil

PT Toyota-Astra Motor membukukan rekor penjualan sebanyak 405.414 unit. Angka ini tumbuh 30,5 persen tahun lalu dibandingkan penjualan satu tahun sebelumnya.

"Apa yang menjadi keberhasilan Toyota sepanjang tahun lalu tidak terlepas dari kepercayaan dan kesetiaan para pelanggan atas produk, teknologi, dan layanan pra-jual hingga purna-jual kami," ungkap Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Johnny Darmawan.

Penjualan Toyota pada Desember 2012 sendiri tercatat 34.427 unit atau naik 41,9 persen dibandingkan penjualan Desember tahun sebelumnya dengan 26.076 unit.

Penjualan MPV yang mencakup Avanza, Kijang Innova, juga NAV1 dan Alphard, menguatkan posisi mereka dan menjadikannya sebagai tulang punggung penjualan. Penjualan di segmen ini sendiri tumbuh 22,7 persen dengan total penjualan 266.705 unit.

Sebelumnya sejumlah produsen mengkhawatirkan adanya penurunan penjualan akibat sejumlah hal, antara lain badai bahwa down payment (DP) atau uang muka pembelian serta wacana pembatasan BBM.

Tahun 2013 diprediksi menjadi tahun yang sulit bagi industri automotif Indonesia. Hal itu terkait sejumlah perubahan kebijakan yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat. Imbasnya, penjualan mobil di Tanah Air akan terpengaruhi.

Seperti diberitakan regulator dalam hal ini pemerintah berencana menaikkan batasan minimal uang muka pembiayaan Syariah. Sebelumnya sistem kredit pembelian kendaraan bermotor non-Syariah sudah naik menjadi 30 persen. Hal ini pun membuat konsumen berpindah ke Syariah. Namun kini, sistem di Syariah disetarakan.

Pimpinan Bapepam-LK mengatakan bahwa aturan uang muka Syariah diterbitkan agar menciptakan persaingan yang setara serta tidak ada celah kebijakan.

(kpl/nzr/abe)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters