Rabu, 6 Maret 2013

Target Nissan GT-R cuma 20 unit setahun

Pasar mobil sport Indonesia terus mengalami pertumbuhan walau masih tersegmen. Kondisi ini tetap membuat sejumlah produsen memberanikan diri memasarkan kendaraan yang lazimnya berbanderol selangit tersebut walau dengan unit terbatas.

Nissan sebagai salah satu produsen yang memiliki ragam produk dengan pilihan dari mobil murah hingga mahal pun mengamini hal ini.

Nissan GT-R yang sudah mereka perkenalkan pada IIMS lalu tetap pada jalur pemasaran walau tidak dengan angka penjualan sebanyak mobil-mobil lainnya. "Target kami 10 sampai 20 unit saja setahun," ujar Teddy Irawan, Vice President Sales dan Marketing PT Nissan Motor Indonesia.

Pihaknya sudah mengakui bahwa jatah Nissan GT-R memang cukup terbatas untuk Indonesia. Nissan GT-R sendiri dibanderol Rp 2,2 miliar on-the road Jakarta. Model ini menjadi pilihan lain di antara larisnya Toyota 86 dan Subaru BRZ, atau mahalnya model-model semacam Lamborghini dan Ferrari.

Nissan GT-R dipasangi mesin V6 dengan kapasitas silinder 3.800 cc 24 katup. Tenaga yang disemburkannya mencapai 550 HP pada 6.400 RPM (hasil spesifikasi 2013). Adapun torsi maksimum mencapai 632 Nm.

Mesin dan sistem transmisi yang hand-made membuat produksinya terbatas, yakni 1.000 unit per bulan. Mobil dua pintu ini pun diklaim dapat meraih kecepatan maksimal hingga 311 km/jam. Walaupun punya pasar terbatas, ironisnya, konsumen di Indonesia masih inden jika ingin memilikinya.

(kpl/why/vin)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters