Eksis di Dunia Maya, TOP 1 Kembali Dianugerahi Social Media Award

Eksis di Dunia Maya, TOP 1 Kembali Dianugerahi Social Media Award

Kemajuan teknologi kerap dimanfaatkan oleh masyarakat di dunia ini untuk berinteraksi satu sama lain. Batas wilayah antar-negara terasa semakin bias dari hari ke hari, dan masyarakat merasa dirinya hidup dalam "global village" di mana mereka dengan mudah bisa mendapatkan informasi mengenai apa pun yang terjadi di sekitarnya.

Salah satu wujud dari kemajuan teknologi itu adalah meningkatnya aktivitas di dunia maya. Masyarakat mulai sering memanfaatkan media sosial ketika mereka harus berkomunikasi. Fenomena itu turut dimanfaatkan brand-brand yang tengah berekspansi dan memperluas jaringan bisnisnya.

Seiring dengan meningkatnya peranan dari media sosial, Frontier Consulting Group dengan Majalah Marketing meluncurkan Social Media Award, penghargaan bagi perusahaan yang diakui memiliki share of voice besar dan sentimen baik di media sosial. Tahun ini, PT Topindo Atlas Asia sebagai distributor tunggal oli TOP 1 kembali meraih penghargaan bergengsi itu untuk kategori pelumas kendaraan roda empat dengan perolehan Media Share by Sentiment 43,22 %.

"Penghargaan ini sudah kami terima mulai tahun 2011, dan saat ini kami berhasil meraihnya kembali. Kami bersyukur, pelumas TOP 1 selalu menjadi topik perbincangan di media sosial. Kicauan konsumen setia TOP 1 yang kritis di media sosial telah membawa kami dalam keberhasilan ini. Social Media Award 2013 akan terus menginspirasi TOP 1 untuk memberikan pelayanan terbaiknya ke seluruh masyarakat," ujar Presiden Direktur PT Topindo Atlas Asia Heri Djohan.

Penganugerahan Social Media Award dilaksanakan di Hotel Mulia pada Selasa 23 Oktober 2013, diikuti pula dengan gala dinner. Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinasi dan Kesejahteraan Rakyat Hatta Rajasa, Gubernur Jakarta Joko Widodo, dan mantan Ketua Mahkamah Agung Mahfud MD. Ketiga politikus ternama itu juga mendapat penghargaan Social Media Award karena keaktifannya di dunia maya. Mereka pun sering menjadi topik pembicaraan positif bagi masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui, salah satu metode riset yang dilakukan Marketing dan Frontier Consulting Group adalah mengumpulkan data percakapan di media sosial dengan memanfaatkan social media monitoring platform MediaWave. Media sosial yang dipantau antara lain adalah Facebook, Twitter, serta artikel yang ada di blog, berita online, video dan forum. Kualitas pembicaraan juga dianalisa dengan baik dan mendetil.

Indeks yang digunakan Frontier adalah hasil pengembangan dan modifikasi industri berdasarkan Social Influence Marketing Score (SIM Score) yang dikeluarkan Razorfish. Di tahun ketiga Social Media Achievement Award ini, 162 kategori industri telah diteliti dengan lebih dari 800 merk. 

© PT Topindo Atlas Asia 2024