Jakarta Macet, Pemprov Tak Batasi Kendaraan Pribadi
Jakarta Macet, Pemprov Tak Batasi Kendaraan Pribadi
- Kendati jalan-jalan di Ibu Kota penuh sesak dengan kendaraan bermotor dan kemacetan menjadi persoalan yang pelik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak berencana membatasi kepemilikan (kendaraan) mobil dan motor di Jakarta.
- “Yang akan dilakukan adalah membatasi penggunaannya,” ujar Prof. Soetanto Soehodo, Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Industri, Perdagangan dan Transportasi dalam acara talkshow CARS Executive Forum bertema Public vs Private Transportation di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin malam (4/3).
- Apalagi diakui Soetanto, Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta banyak disumbangkan pajak-pajak kendaraan bermotor. Data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tahun lalu DKI Jakarta menyerap 23 persen dari total penjualan mobil nasional yang mencapai 1.1 juta unit. Namun dibandingkan 2008 terjadi penurunan. Saat itu Jakarta menyerap 30 persen total nasional.
- “Ini menandakan pertumbuhan ekonomi di daerah juga cukup pesat dan banyak kota-kota kini lebih macet dari sebelumnya,” ujar Johanes Nangoi, Ketua II Gaikindo.
