Konsumen Lamborghini identik dengan 'bad boy'

Konsumen Lamborghini identik dengan 'bad boy'

Unit yang terbatas membuat kehadiran Lamborghini begitu segmental. Pihak pemasar, PT Artha Auto dalam hal ini Lamborghini Jakarta, pun memandang bahwa kesan yang ditampilkan pada supercar Lamborghini mengarah pada konsumen tertentu yang disebutnya identik dengan bad boy.

"Karakteristik pembeli atau penikmat Lamborghini sangat unik. Karakteristik pengguna Lambo identik dengan bad boy," ujar Endy Kusumo, Chief Operation Officer (CEO) PT Artha Auto dalam Lamborghini Jakarta Media Gathering di Caza Suki Restaurant, Jalan Mahakam, Jakarta belum lama berselang.

Tak hanya kesan tersebut, konsumen supercar ini seperti juga supercar yang dipasarkan di Indonesia cenderung kolektor. "Segmen ini sangat terbatas kalangan tertentu, yang sekaligus kolektor," tambahnya.

Dua karakter itu pun bersesuaian dengan harganya yang fantastis. PT Artha Auto yang sudah mengonfirmasi kehadiran Aventador LP 700-4 Roadster dan Coupe yang rencananya akan bersanding dengan Gallardo LP 560-4 Facelift membeberkan harga jualnya yang mencapai Rp. 10,5 miliar.

"Harga Aventador Roadster US$ 1.090.000 (setara Rp. 10,5 miliar). Menurut rencana Gallardo LP 560-4 Facelift diluncurkan bulan Februari, kalau Aventador LP 700-4 Roadster bulan Mei," ungkap Endy Kusumo.

Dengan harga yang istimewa tersebut, PT Artha Auto memang tidak banyak pasang target. Tahun ini penggemar mobil eksotik itu diperkirakan masih melego 50 - 60 unit.

(kpl/nzr/bun)

© PT Topindo Atlas Asia 2024