Usai ACR Filiphina, Yamaha Indonesia optimalkan tim matik
Usai ACR Filiphina, Yamaha Indonesia optimalkan tim matik
Tim Yamaha Indonesia yang berlaga di Asean Cup Race (ACR) 2012 di sirkuit SM City Santa Rosa Laguna, Filipina, 7-8 Desember lalu, sudah menginjakkan kaki kembali di Jakarta. Agus Setyawan dan rekan-rekannya pulang berpredikat tim runner up.
Tim Yamaha Indonesia, 10 pembalap dan 5 mekanik, disambut di Kantor Yamaha di Pulogadung oleh Vice President Yamaha Indonesia Yutaka Terada, Direktur Marketing Sutarya dan General Manager Service & Motorsport Mangiring Siahaan.
Selain Agus, tim Yamaha Indonesia menempatkan Yoga Adi dan Tamy Pratama masing-masing di posisi ketiga dan keempat klasemen akhir. Prestasi di kelas Manual memang lebih baik dibandingkan kelas Matik.
Sebab pembalap-pembalap Indonesia lebih terbiasa menunggangi motor bebek ketimbang matik. Karena itulah ke depannya akan dilakukan pembenahan khusus untuk kelas Matik.
”Kelas matik baru pertama kali digelar di Asean Cup Race. Persiapan kami juga sangat singkat karena jadwalnya sangat dekat dengan final Yamaha Cup Race di Yogya untuk penentuan 10 pembalap ke Filipina. Sebenarnya latihan harus butuh waktu lebih panjang yang juga bermanfaat untuk pembagian pembalap yang lebih cocok ikut kelas bebek atau matik. Ini akan dibenahi lagi untuk Asean Cup Race berikutnya,” papar Mangiring Siahaan, General Manager Service & Motorsport.
Pembenahan fisik juga harus dilakukan karena kekuatan Malaysia mulai mengintip. ”Selain Thailand yang jadi pesaing terdekat, Malaysia mulai mengancam. Fisik pembalapnya kuat dan usia masih sangat muda,” ucap Yoga Adi, pembalap Yamaha Indonesia yang tampil di ACR tahun ini.
Sebagai informasi sejak digelar di 2003, Yamaha Indonesia paling banyak mengoleksi gelar juara. Indonesia lima kali juara umum di 2003, 2004, 2006, 2009, 2010. Thailand di 2005, 2007, 2008, 2012. Di tahun 2011 tidak dilaksanakan di Thailand yang terkena bencana banjir.
(kpl/nzr/abe)
