Minggu, 17 Februari 2013

Usai mubes, Noban fokus konsolidasi internal

Belum lama ini komunitas pembesut Kawasaki Ninja all variant, mulai dari 150cc hingga 650cc, North Batavia Ninja (NOBAN), telah sukses melaksanakan kegiatan musyawarah besar sehari penuh di lokasi rekreasi keluarga Agro Wisata, Cipayung, Jakarta Timur.

Mubes ke-3 NOBAN selain memilih ketua dan jajaran pengurus, juga membahas pasal demi pasal Garis-garis Besar Haluan NOBAN (GBHN). Pondasi GBHN adalah semacam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) komunitas yang terlahir dari belahan utara kota Jakarta ini.

Dari sekitar 100 anggota, yang hadir kurang lebih 75 persen, sisanya yang datang berasal dari partisipan dan member forum facebook NOBAN.

“Dari anggota yang hadir sebagian diantaranya ijin pulang lebih dulu karena masuk kerja, dan urusan keluarga yang tidak bisa ditinggal. Maklum saja 95 persen anggota NOBAN adalah pekerja, orang kantoran, polisi, tentara dan wirausahawan, sisanya masih kuliah atau sekolah. Yang penting mereka sudah memberikan suaranya lebih dulu untuk memilih pengurus periode 2013,” ujar Devi J H Nurmawan, salah seorang panitia mubes NOBAN ke-3.

Acara Mubes tidak cuma memilih ketua dan jajaran pengurus, namun juga melantik beberapa anggota baru dan menetapkan tambahan pembina komunitas.

Noban

Termasuk mengumumkan beberapa anggota yang dinon-aktifkan akibat ketidakjelasan status, dan kesadaran sendiri mengundurkan diri lantaran memiliki kesibukan yang tidak bisa ditolerir.

Setelah melalui pemilihan suara atau voting, akhirnya Fahmi Arif terpilih menjadi Ketua NOBAN untuk periode 2013-2014, menggantikan ketua sebelumnya yang dijabat Ibrahim.

Usai resmi dilantik, Fahmi menyatakan, di era kepemimpinannya adalah tugas yang cukup berat untuk mematangkan dan meneruskan program yang sebelumnya belum 100 persen berhasil dijalankan oleh pengurus lama. Apalagi saat ini jumlah anggota terus bertambah dengan karakter yang berbeda beda.

"Program atau agenda kerja yang bagus-bagus dari pengurus lama, akan saya teruskan dengan konsep yang berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan NOBAN sekarang. Sementara untuk work plan dan action plan 2013, tengah kami bahas bersama pengurus lain. Intinya sih, NOBAN tahun ini harus lebih dinamis dari tahun kemarin," tegas Fahmi.

Fahmi mengaku, rencana program kerja tahun ini tidak terlepas dari masukan beberapa 'sesepuh' NOBAN untuk lebih menjalankan misi menciptakan kesolidan dan menambah keakraban internal anggota, atau lebih tepatnya konsolidasi internal.Noban

"Kita sih maunya tahun ini lebih banyak melaksanakan aktivitas yang sifatnya internal, mematangkan organisasi ke dalam dulu, baru setelah itu bicara keluar. Percuma kalau komunitas lebih bermain di eksternal klub, sementara di internal sendiri berantakan." ungkapnya.

Pasti hal ini program-program tidak berjalan. Pokoknya aktivitas tahun ini lebih banyak diisi kegiatan yang mementingkan keberlangsungan organisasi dan menciptakan iklim kekeluargaan internal yang makin kuat,” tandasnya.

Artinya segala kegiatan eksternal akan lebih dulu dimusyawarahkan dengan pengurus lain,termasuk meminta koreksi dari para pembina dan pendiri organisasi.

"Jangan sampe kegiatan luar mengganggu keharmonisan di dalam. Jangan sampe kegiatan internal yang menjadi poin utama program jadi terbelengkalai," lanjutnya.

Selain memperbarui program yang sudah ada, di masa kepemimpinannya tahun ini, Fahmi beserta dedengkot NOBAN lain akan berupaya menjalin hubungan lebih baik dengan calon sponsorship potensial.

"Tujuannya sih biar ada hubungan timbal balik yang saling menguntungkan, ya mutualis simbiosis-lah," imbuhnya.

"Kebetulan beberapa anggota sudah punya link-link cukup luas dengan sejumlah pihak, terutama calon sponsor kita. Jadi kita tinggal melakukan pendekatan intens,” sambungnya.

Sementara itu salah satu pembina NOBAN yang memimpin jalannya mubes, Taufik Nursyamsi menyatakan, mubes kali ini lebih dinamis dan aspiratif ketimbang dua penyelenggaraan sebelumnya. Beragam aspirasi dan pemikiran anggota dijadikan bahan untuk agenda kedepan, termasuk menjadi isu untuk merubah beberapa pasal dalam bab GBHN.

"Sudah mulai banyak anggota yang berani menyuarakan usulannya, ini sangat positif. Hal ini juga menunjukkan bahwa NOBAN sebagai organisasi sudah mulai keliatan lebih dewasa dari sebelumnya, tinggal para pengurusnya menjalankan amanah dan memanej sekumpulan manusia yang beragam ide ini dengan baik," terang Taufik.

Salah satu bukti mubes kali ini lebih aspiratif, lanjut Taufik, adalah banyaknya pasal dan aturan GBHN yang direvisi sesuai kebutuhan dan perjalanan komunitas saat ini.

"Ada beberapa pasal krusial dan urgen, serta multi tafsir telah diperbaharui. Semuanya itu atas hasil masukan anggota. Ini bisa bagus kedepannya, sebagai sebuah proses pembelajaran yang positif," tukas Taufik. Bravo Nobaners!

Berikut adalah struktur kepengurusan NOBAN periode 2013-2014:

Ketua: Fahmi Arief

Wakil: Dicky Anggara Putra

Sekjen: Devi J. H Nurmawan

Bendahara: M Rifai Setiawan

Humas: Gusti Mayang Galuh

Kadivtour: Wahidin Sulaiman

Kadivribut: Indri Yani.

(kpl/nzr/abe)

Rekomendasi untuk kamu: