Jumat, 24 Agustus 2018

4 Kesalahan Yang Kerap Dilakukan Pengendara Motor Matik

Pengendara motor matik dari tahun ke tahun terus bertumbuh dengan pesat, hal ini dikarenakan kemudahan yang diberikan oleh motor matik kepada pengendaranya, seperti menyalakan mesin dan tarik gas, praktis motor akan melaju.

Nah, tapi ternyata dibalik kemudahannya, pengguna motor matik kerap kali mengabaikan perilaku serta anjuran yang seharusnya dilakukan, alhasil performa matik menurun dan paling buruknya lagi motor matik anda jadi boros bensin. 

Apa aja sih 4 kesalahan yang paling sering dilakukan oleh pengendara motor matik? Simak penjelasan Lucky Elfano selaku Product Development and Technical Support oli TOP1 Indonesia berikut ini.

1. Menahan Gas Sambil Menarik Tuas Rem

Kesalahan ini kerap kali terjadi disaat kemacetan terjadi. Pengguna skuter matik (skutik) kerap kali menahan gas sambil menarik tuas rem. Kesalahan tersebut jelas membuat kampas kopling motor matik anda akan cepat aus. Karena kampas kopling akan berputar saat gas ditarik, sedangkan rumah kopling yang tersistemasi dengan ban belakang berhenti, sehingga menimbulkan gesekan yang besar serta panas yang diakibatkan dari gesekan tersebut.

"Jika kesalahan ini terus menerus terjadi, maka akan mempercepat keausan. penggantian kampas kopling itu sesuai buku servis di 30.000 km. Tapi kalau sering menahan gas paling tidak di 12.000-15.000 km udah harus ganti deh" Ujar Lucky

2. Lalai Ganti Oli Gardan motor matik

 Lucky menuturkan kalau Oli gardan motor matik juga harus diganti secata rutin sama seperti oli mesin. Pergantian oli gardan dilakukan setiap 8.000 km sekali.

 Kesalahan pengguna motor matik ini dapat menimbulkan kerusakan pada sistem penggerak motor matik, hal ini dikarenakan dalam transmisi motor matic penuh dengan komponen yang saling bergesekan, kalau tidak pernah dilumasi otomatis motor akan bersuara berisik di bagian box CVT bagian belakang.

Salah satu akibat oli gardan yang tidak pernah diganti adalah timbul kebisingan dan kerusakan sistem pengerak.

Salah satu pilihan oli gardan terbaik untuk motor matik anda adalah oli TOP 1 Gear oil Action Matic Honda dan oli TOP 1 Gear oil Action Matic Yamaha dengan ukuran 120 ml yang bisa menjadi pilihan oli gardan terbaik untuk motor Honda dan Yamaha anda.

3. Drive Belt Dibiarkan Kotor

Sama seperti rantai, drive belt yang dibiarkan kotor atau jarang sekali dibersihkan akan mengakibatkan kerak yang mengakibatkan umur pemakaian pendek atau cepat putus.

Menurut Lucky, kerak yang ada pada drive belt berasal dari debu jalanan ataupun oli yang yang merembes akibat seal yang bocor sehingga masuk ke rumah CVT yang akhirnya bercampur dengan debu.

Mudahnya, apabila merasakan gejala getar, bensin boros, dan suara pada rumah CVT kasar, harus segera dibawa ke bengkel untuk dilakukan pengecekan.

Drive belt yang putus akan mengakibatkan matik tidak dapat digunakan, selain itu komponen lain yang berkaitan juga akan rusak seperti roller CVT dan piece slide (bantalan rumah roller), apabila putus pada kecepatan yang tinggi, kerusakan akan lebih parah karena dalaman rumah CVT hancur dan akibatnya ban mengunci.

4. Telat melakukan pergantian oli mesin

Mengganti oli secara berkala dan teratur, membuat mesin jadi lebih awet. Dari berbagai sumber disebutkan mengganti oli setiap motor menempuh ajarak 3.000 - 4.000 km.

Namun fakta dilapangan, banyak pengendara motor matik yang kerap kali telat melakukan pergantian oli. Lucky menuturkan bahwa fungsi oli sangatlah penting bagi mesin, oli bukan hanya melumasi bagian mesin. Oli juga membersihkan komponen mesin saat mesin bekerja.

Agar kinerja mesin motor anda tetap maksimal, ada baiknya anda selalu menggunakan oli Full Sintetik terbaik untuk motor matik anda, seperti TOP 1 Evolution Matic Series. TOP 1 Evolution Matik Series  adalah oli berbahan dasar 100% full sintetik yang dirancang untuk memenuhi spesifikasi sepeda motor kopling kering yang direkomendasikan untuk semua tipe sepeda motor matik keluaran terbaru

Baca Juga:Yang Berbeda Dari Dieng Culture Festival Tahun ini

 

TOP 1 Evolution Matik Series dengan aditif EXTRA SMOOTH memberi pengalaman berkendara yang halus dan jelas lebih baik dibandingkan dengan oli non-synthetic biasa, karena memiliki usia pakai lebih lama, tahan terhadap temperatur tinggi dan oksidasi serta melindungi mesin lebih baik dan efesiensi bahan bakar yang lebih hemat.

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters