Selasa, 19 Maret 2019

Ban Mobil Pecah Tiba-tiba? Ini Cara Mengatasinya

Kecelakaan mobil yang terjadi di jalan raya bisa disebabkan beberapa hal, salah satunya pecah ban. Dampak pecahnya ban mobil bisa parah, terlebih jika mobil sedang melaju dengan kecepatan tinggi.

Pecahnya ban mobil bisa disebabkan beberapa faktor, di antaranya kurang tekanan atau kempis. Kurangnya tekanan ban menyebabkan struktur dinding ban yang terdiri dari kawat baja melemah dan tidak optimal menopang bobot kendaraan. Selain kurang tekanan, beberapa faktor penyebab ban pecah antara lain kesalahan pemasangan, tapak ban yang sudah botak, serta permukaan ban terkena benda tajam.

Baca juga: Grand Launching #KebaikanTanpaBatas Tampil Meriah, TOP1 Perkenalkan 5 Produk Oli Sintetik Terbaru

Meskipun kondisi ban masih baik apabila mobil melaju dengan kecepatan tinggi, objek tajam di jalan juga mampu merusak permukaan hingga ke struktur ban. Karena kondisi permukaannya sudah rusak, ban bisa pecah kapan saja.

Banyak pengemudi yang melakukan kesalahan fatal tanpa disadari saat ban mobilnya pecah di jalan. Biasanya mereka akan refleks dan panik sehingga laju kendaraan jadi semakin tak terkendali. Hal inilah yang kerap menyebabkan kecelakaan di jalan raya.

Jika Anda mengalami pecah ban saat sedang bepergian, beberapa hal ini dapat Anda lakukan.

  • Berusaha untuk tetap tenang

Saat ban mobil Anda pecah tiba-tiba, berusahalah untuk tidak panik. Kepanikan biasanya membuat pengemudi melakukan tindakan yang salah dan berbahaya, misalnya berusaha menginjak rem atau memutar setir karena kaget.

  • Arahkan mobil tetap lurus

Langkah yang bisa dilakukan pengemudi adalah memegang setir dengan kuat sambil mengarahkan mobil untuk tetap berjalan lurus. Apabila ban depan yang pecah, arah laju mobil akan mengarah ke sisi ban yang pecah. Anda perlu terus menjaga agar mobil tidak keluar dari jalurnya.

Apabila ban belakang yang pecah, arah gerakan mobil tidak akan terlalu berpengaruh sehingga Anda dapat lebih mudah mengendalikannya.

 

  • Turunkan kecepatan mobil secara bertahap

Hindari menginjak pedal rem karena bobot mobil akan berpindah ke depan dan menyulitkan Anda untuk mengendalikan setir. Anda cukup melepas pedal gas perlahan dan membiarkan engine brake yang menurunkan kecepatan mobil.

 

  • Arahkan mobil ke tempat aman

Ketika kecepatan mobil sudah cukup rendah, arahkan mobil Anda ke tempat yang cukup aman, misalnya bahu jalan atau rest area. Hindari melakukan gerakan mendadak dan perhatikan kendaraan lain di sekitar Anda yang perlu diantisipasi. Saat kecepatan mobil sudah cukup rendah, Anda sudah bisa menginjak pedal rem perlahan. Jangan lupa nyalakan lampu tanda darurat (hazard) saat mobil sudah berhenti di tempat yang lebih aman.

Baca juga: Oli TOP1 : Tak Selamanya Oli Berwarna Hitam Itu Berarti Oli Jelek

Untuk mencegah ban pecah tiba-tiba, Anda perlu melakukan pemeriksaan kondisi ban secara berkala untuk memastikan tekanan ban tetap terjaga sesuai rekomendasi pabrikan. Jangan lupa untuk selalu memantau kerusakan pada permukaan ban.

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters