Kamis, 12 Juli 2018

Beberapa Komponen Motor yang Harus Diganti Berkala

Memiliki sepeda motor berarti harus berkomitmen juga dalam merawatnya. Perawatan motor juga merupakan sebuah kewajiban. Hal ini bertujuan agar motor Anda selalu dalam kondisi yang baik dengan kinerja mesin menjadi maksimal. Merawat motor berkaitan dengan mengganti suku cadang dan komponen lain.

Dalam merawat motor, perlu Anda ketahui bahwa beberapa komponen itu harus diganti secara berkala. Komponen-komponen ini wajib diperiksa juga secara rutin agar motor Anda selalu terasa seperti baru. Penggantian suku cadang juga biasanya sudah dituliskan di dalam buku panduan motor Anda. Jangan pernah menyepelekan mengganti komponen atau suku cadang motor Anda, agar motor selamat dari risiko masalah. Oleh karena itu, beberapa komponen ini harus Anda ganti secara berkala.

 

Busi Motor

 

Salah satu bagian terpenting agar mesin bisa berjalan adalah kondisi busi motor yang baik. Busi terletak pada sistem pengapian suatu mesin motor. Fungsinya sendiri untuk memercikan api (melakukan pembakaran) antara campuran udara dan bahan bakar yang telah dikompresi. Walaupun kecil, namun fungsi busi ini sangatlah vital. Bayangkan saja sebuah busi bisa menghantarkan suhu mencapai 2000 derajat celcius.

Banyak pabrikan motor yang menyarankan bahwa  penggantian busi jika mencapai 20.000 km. Namun, alangkah baiknya jika Anda kerap memeriksa busi ketika melakukan perawatan rutin bulanan.

 

Aki (accu) Motor

 

Aki memegang peran sebagai distributor dalam sistem kelistrikan motor Anda. Bisa dikatakan, aki merupakan jantung kendaraan bermotor. Jika aki motor bermasalah, motor Anda dapat mogok. Karena aki motor memiliki peran vital, maka sangat penting bagi kamu untuk mengganti aki secara berkala supaya kelistrikan motor kamu selalu berfungsi secara normal.

Biasanya, umur aki motor itu bertahan hingga 3-4 tahun tergantung pemakaian motormu. Namun, tidak ada salahnya juga jika Anda berinisiatif untuk memeriksa aki motor secara berkala.

 

Penggantian Kanvas (kampas)

 

Beberapa kanvas dalam kendaraan motor juga perlu diganti, antara lain kanvas rem dan kopling. Komponen yang perlu Anda ganti secara berkala sudah tentu kanvas rem karena lebih cepat habis. Hal ini juga tergantung pada bagaimana Anda menggunakannya. Penggantian komponen ini sangat penting karena jika tidak, sistem pengereman motor Anda akan terganggu dan sangat berbahaya dibiarkan.

Ganti juga kanvas kopling jika motor Anda memilikinya. Fungsinya sendiri membantu mentransfer tenaga mesin ke roda. Penggantian kanvas kopling, biasanya, diganti jika kilometer motor Anda sudah mencapai 10-50 ribu. Sekali lagi, tetap lakukan pemeriksaan ketika melakukan perawatan rutin, ya.

Pemeriksaan terhadap kaki-kaki kendaraan juga perlu diperiksa. Biasanya, komponen tersebut memiliki usia pakai yang pendek (namun tergantung pemakaian). Bagian yang perlu Anda periksa dan ganti ialah, tie rod, suspensi, dan bushing.

 

Van Belt, Filter, dan Roller

 

Tiga komponen ini biasanya sangat berterkaitan satu sama lain, terutama pada sistem mesin motor matik.

Pembahasan pertama ialah van belt. V-belt merupakan komponen penunjang dalam performa motor matik. Komponen ini harus mendapatkan suatu perhatian khusus. Masuknya debu melalui filter udara saat motor sedang berjalan akan mempengaruhi umur. Jika tidak diberi perhatian khusus, masalah v-belt ini akan merembet ke beberapa komponen lain dalam CVT. Jadi, Anda harus mengganti v-belt ini pada setia 25.000 km.

Selain v-belt, Anda perlu mengganti filter. Fungsi filter untuk menjaga kualitas motor sesuai standar. Filter udara ini sangat usia pakainya relatif rendah, apalagi jika Anda sering berkendara. Gantilah filter jika Anda sudah mencapai 5000 km perjalanan. Beberapa filter yang mesti Anda ganti ialah filter udara, oli, bahan bakar, dan pendingin kabin kendaraan.

 

Ban

Ban juga mesti diganti jika pattern dan tekstur sudah tidak lagi berfungsi dengan baik. Hal ini bisa berbahaya karena menyebabkan ban menjadi sangat licin di jalan raya. Ban biasanya diganti setiap 40.000 km atau paling tiga dalam dua-tiga tahun pemakaian.

 

Mengganti Oli

 

Oli motor, seperti yang selalu diingatkan, memiliki fungsi paling penting. Oli motor sintetik ataupun mineral berfungsi melumasi mesin agar bekerja dengan baik tanpa benturan dan terjadi gesekan yang kasar. Selain itu, oli motor berguna sebagai pendingin mesin. Oleh karena itu, Anda harus menyesuaikan tingkat kekentalan sesuai spefikasi motor, ya.

Biasanya, oli mesin diganti setiap 2000 km sekali, namun lebih baik jika oli motor diganti setiap bulan demi terhindar dari masalah mesin lainnya. Pakailah selalu oli dengan kualitas terbaik dan teruji, seperti oli sintetik dari Oli TOP 1.

 

Gunakan Selalu Oli Top 1

 

Oli TOP 1 memiliki beragam jenis oli dan SAE untuk berbagai jenis motor. Oli TOP 1 secara resmi disetujui oleh berbagai pabrikan otomotif bergengsi sebagai oli standard pabrikan. Oli TOP 1 menghadirkan wawasan teknologi kelas dunia untuk produknya. Selain itu, TOP 1 juga menawarkan kepada Anda formulasi terbaik untuk kendaraan dengan zat aditif berkualitas tinggi untuk mencapai tingkat kinerja yang lebih tinggi.

 

Kunjungi tautan: http://www.top1.co.id/produk untuk melihat informasi dan teknologi yang terdapat di dalam produk-produk pelumas TOP 1.

 

 

 

 

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters