Jumat, 26 Juli 2019

"Himalayan Ridge", Ajang Pembuktian Oli TOP 1 Evolution MC di Pegunungan Himalaya

Jakarta, 21 Juli 2019 – Himalaya merupakan barisan gunung maha luas yang membentang hingga lima negara, mulai dari Bhutan, Nepal, China, India, hingga Pakistan. Himalaya yang berarti "Salju Abadi" bahkan menjadi rumah bagi puncak gunung tertinggi, Everest (8.850 meter dari dasar permukaan laut).  Selain dikenal sebagai tempat persembunyian pemandangan-pemandangan indah, Himalaya juga kesohor sebagai kawasan di muka bumi yang paling berbahaya bagi manusia. Lumrah, karena produk dari lempeng tektonik ini juga sering disebut sebagai gunung gempa.

 

Kendati berbahaya, Himalaya tetap mampu memikat jutaan orang untuk datang setiap tahun. Tidak hanya para pendaki gunung, Himalaya juga mampu memikat para pecinta otomotif yang ingin berpetualang sambil mengejar adrenalin. Padahal wilayah dengan iklim ekstrim tersebut memiliki medan-medan jalan yang sangat berbahaya.

Pegunungan Himalaya yang membentang sejauh 2.400 Km boleh dibilang sebagai Kawah Chandradimuka bagi para petualang. Hal itulah yang mendasari niat pasangan selebritis Darius Sinathrya dan Donna Agnesia untuk melakukan perjalanan bermotor di Himalaya.

 

Baca Juga : Oli Motor Terbaik dan Berkualitas di Indonesia

 

Darius dan istrinya tersebut akan mengambil jalur-jalur Himalaya di India Utara, tepatnya di kawasan Jammu dan Khasmir. Perjalanan yang akan dimulai pada 29 Juli hingga 8 Agustus 2019 ini ditargetkan mencapai jalan kendaraan bermotor tertinggi di dunia, Khardung La.

Dengan ketinggian mencapai 5.359 meter dari dasar permukaan laut, Khardung La bukanlah kawasan yang bersahabat bagi setiap orang. Pada ketinggian ini kandungan oksigen dalam udara begitu tipis. Dengan begitu, orang bisa terserang penyakit ketinggian (altitude sickness) yang sanggat mungkin berujung pada kematian.

"Saya dan istri sangat memahami segala resiko dari perjalanan bermotor di Himalaya. Cuaca ekstrim yang sering kali menembus titik beku bisa saja mendera kami. Sering kali Himalaya tidak menenal musim dingin dan panas. Cuaca di sana bisa berubah se