Senin, 28 Oktober 2019

Lima Jenis Aki Mobil yang Wajib Kamu Ketahui

Mobil membutuhkan listrik. Tanpa arus listrik, lampu mobil kamu tidak bisa menyala, AC tidak berfungsi, bahkan, mobil Anda tidak akan bisa nyala, apalagi berjalan.

Dalam proses pengapian, mobil membutuhkan aki sebagai baterai atau sebagai perangkat yang memberikan sumber listrik. Aki menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia.

Anda perlu mengetahui, bahwa pada umumnya, aki terdiri dari lima jenis. Kelima jenis ini tentunya punya spesifikasi, kelebihan, kekurangan, dan harga pasaran yang berbeda-beda, lho. Nah, penjelasan di bawah ini adalah tentang lima jenis aki mobil yang wajib kamu ketahui. Baca, ya!

Aki Basah

Aki basah adalah aki yang paling umum, paling mudah ditemukan. Dinamakan sebagai aki basah karena di dalam aki ini terdapat cairan elektrolit atau air aki yang berupa asam sulfat.

Air aki basah mengandung timah antimoni yang bakal cepat habis karena besarnya potensi penguapan. Aki ini dijual dengan harga yang murah dibanding jenis aki lainnya.

Selain itu, banyak bengkel yang pasti menjualnya atau menerima jasa perawatan aki basah. Akan tetapi, aki basah memerlukan perawatan yang rutin. Penguapan yang terjadi bisa membuat cairan aki cepat habis. Kemudian, jika tidak dirawat dengan benar, cairan aki bisa tumpah dan merusak komponen-komponen lainnya.

 

Baca Juga : Tips Menjaga Kondisi Ban Kendaraan Kamu

 

Aki Kering

Meskipun namanya aki kering, bukan berarti jenis aki ini tidak mengandung cairan elektrolit. Aki kering--sering juga disebut Maintenance Free--menggunakan cairan elektrolit yang mengandung timah kalsium.

Dibanding timah antimoni pada aki basah, timah kalsium lebih hemat dalam proses penguapan. Lalu, aki kering juga tak perlu dirawat sesering aki basah karena aki ini tidak membutuhkan pengisian ulang cairan elektrolit.

Aki kering disegel dengan kuat sehingga cairan elektrolit di dalamnya tidak berpotensi untuk tumpah. Namun, karena kualitas aki kering lebih baik dibanding aki basah, jenis aki ini dijual dengan harga yang lebih mahal. Penyegelan yang kuat juga memiliki dampak tertentu, Anda. Ketika kamu melakukan perawatan aki kering, otomatis, kamu mesti mengganti komponen aki kering karena segelnya yang tidak bisa dibuka.

 

Bca Juga : Review Busi Mobil dan Motor Terbaik : Duration Ultra Iridium

 

Aki Kalsium

Berbeda dengan kedua jenis aki sebelumnya, kutub aki ini terbuat dari material kalsium. Aki kalsium memiliki tingkat penguapan yang lebih minim daripada aki pada umumnya.

Selain itu, daya tahan baterai aki kalsium sangat baik dalam menyalurkan listrik. Sayangnya, aki kalsium masih kurang populer di Indonesia. Aki ini bakal jarang ditemukan di toko. Pun, jikalau ada, stoknya akan terbatas dan harganya juga tak main-main.

Aki Hybrid

Sesuai dengan namanya, hybrid atau hibrida yang berarti perkawinan, jenis aki ini adalah hasil kombinasi dari aki biasa dengan aki kalsium. Aki ini juga mempunyai tingkat penguapan yang sangat minim dan tidak memerlukan perawatan yang terlalu rutin.Namun, layaknya aki kalsium, aki hybrid jarang ditemukan di toko-toko. Apalagi, cairan elektrolit di dalamnya bersifat korosif serta berbahaya bagi kulit manusia.

 

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, dan Cara Tune Up Mobil Dengan TOP 1 Evo Engine Tune Up

 

Aki Gel

Inilah aki yang paling mutakhir yang disebut sebagai aki bertekonologi canggih. Alih-alih menggunakan cairan elektrolit, jenis aki ini justru menggunakan gel. Tentu saja, gel lebih sedikit kemungkinannya untuk tumpah.

Kalau gel tumpah, Anda juga tidak perlu khawatir karena aki ini tidak menggunakan cairan elektrolit yang bersifat korosif atau berbahaya. Aki gel hampir bebas dari bentuk perawatan apa pun. Usia pemakaian aki gel bahkan lebih awet daripada jenis aki lainnya.

Tidak perlu diragukan lagi, aki gel dijual dengan harga yang begitu mahal. Selain itu, jenis aki ini tidak akan mudah ditemukan di bengkel atau toko-toko kesayangan Anda.

Setelah mengetahui lima jenis aki mobil, kini Anda jadi tau jenis aki yang cocok dengan mobil kamu. Bukan cuma mobil saja yang mesti dicocokkan dengan kriteria aki, kantong kamu juga mesti disesuaikan, waktu perawatan juga harus diperhatikan. Setiap jenis punya kelebihan, kekurangan, dan intensitas perhatian yang berbeda-beda. Jadi, jenis aki mana yang paling cocok sama kamu?

Rekomendasi untuk kamu: