Jumat, 14 Maret 2014

Agung Automall Bali punya stok parts Toyota hingga 2020

PT Agung Automall, Pusat Suku cadang Toyota meresmikan outlet barunya di Gilimanuk, Jembrana, Bali, baru-baru ini. Kehadiran pusat suku cadang Toyota Gilimanuk ini dipersembahkan kepada keluarga besar Toyota di wilayah Bali. Pusat suku cadang Toyota ini menggunakan konsep 'One Day Service', yaitu seluruh permintaan suku cadang akan diproses dan dikirim pada hari yang sama ke seluruh wilayah jaringan aftersales dan partshop di wilayah Bali.

Pusat suku cadang Toyota Gilimanuk merupakan pusat suku cadang Toyota pertama di wilayah Bali dan yang ke 2 (dua) di wilayah Agung Automall setelah di wilayah Pekanbaru, Riau. Pusat suku cadang Toyota pertama dan PDC ini berstandar global yang pertama di Bali.

Dibangun dengan luas 1.500 m2, ot baru ini mampu memenuhi kebutuhan suku cadang Toyota hingga Tahun 2020. Serta menyimpan suku cadang lebih dari 500 jenis di harapkan akan mampu memenuhi kebutuhan 5 bengkel authorized dan lebih dari 96 partshop yang ada di wilayah Bali. Disamping itu kami masih memiliki lahan yang luas untuk ekspansi, memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan suku cadang Toyota di wilayah Bali.

"Saya sebagai profesional global dan pebisnis, melihat prospek bisnis pergudangan dan logistik di Jembrana ini sangat bagus sekali, jadi saya ingin ucapkan selamat atas peresmian dan beroperasinya pusat suku cadang Toyota bertaraf internasional pertama di Bali," ujar I Made Dana M. Tangkas, Direktur Toyota Motor Indonesia.

"Dengan beroperasinya pusat suku cadang Toyota ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan Aftersales dari produk Toyota khususnya pada suku cadang. Tentunya bukan itu saja tetapi dapat menyerap tenaga kerja yang berasal dari putra putri Bali dan masyarakat jembrana khususnya," tambah I Made Dana.

Selain itu pihaknya berharap kehadiran pusat suku cadang Toyota Bali ini mampu merangsang para pelaku usaha kecil serta menengah seperti bengkel-bengkel swasta Toyota, mekanik yang menangani mobil-mobil Toyota, supplier independen Toyota selain bengkel resmi.

"Setelah sukses dengan Bedah Industri di Toyota, saya telah membuat dan menjalankan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Bali untuk berbagai jenis industri karena perkembangan masyarakat Bali perlu diarahkan dan mempunyai daya saing yang tinggi untuk dapat bersaing dalam menghadapi AFTA 2015," pungkas I Made Dana.

(kpl/nzr/rd)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters