Rabu, 12 Februari 2014

Ferrari VS jalan rusak di Indonesia

Pertanyaan ini kerap kali muncul dengan ditujukan kepada para pemasar mobil sports seperti halnya Ferrari. Kondisi jalan di Indonesia, bahkan di kota besar seperti Jakarta, kerap kali dilaporkan dan terlihat buruk.

Catatan terakhir, hujan dan banjir selama berhari-hari di Jakarta menyisakan banyak jalan rusak, terutama lubang-lubang di aspal atau bentuk bergelombang yang bisa merugikan pengendara. Namun, pihak pemasar Ferrari di Indonesia punya pandangan berbeda.

"Jalan rusak di Indonesia? Sebenarnya begini. Kita kan punya sirkuit. Banyak konsumen Ferrari yang membawa mobilnya ke sirkuit. Mereka bisa merasakan performanya seperti apa. Jadi ya memang tidak dipakai setiap hari, pasti," ungkap Arie Christopher, CEO PT Citra Langgeng Otomotif, Official Ferrari Distributor Indonesia.

"Saya rasa di negara mana pun juga, yang memakai Ferrari setiap hari sangat jarang. Begitu juga di Indonesia. Biasanya mereka menikmati melalui klub, melalui sirkuit, melalui track-day, dan sebagainya," tambahnya.

PT Citra Langgeng Otomotif sendiri terakhir memasarkan Ferrari 458 edisi Speciale dan merupakan edisi teratas dari Ferrari 458. Pasar Indonesia yang potensial menurutnya tetap membuat prinsipal di Italia percaya untuk terus mendatangkan produk-produk baru dari produsen sportscar legendaris berlogo kuda standing ini.

(kpl/why/rd)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters