Kamis, 22 September 2011

Helm Motor Bisa Menyebabkan Hilangnya Pendengaran?

Sebuah debat yang tak kunjung selesai soal fungsi dari sebuah helm motor kini kembali mengemuka. Baru-baru ini, sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Bath di Inggris menyatakan bahwa helm motor ternyata memberikan kontribusi besar dalam hilangnya kemampuan pendengaran seseorang. Berdasarkan sebuah studi yang berjudul “Aeroacoustic Sources of Motorcycle Helmet Noise” sumber utama kebisingan pengendara sepeda motor bukan berasal dari deru mesin sepeda motor itu sendiri, melainkan kebisingan yang dihasilkan oleh udara yang melewati helm mereka. Walaupun berkendara pada kecepatan normal, pengendara motor bisa terpapar oleh tingkat kebisingan yang tidak aman. Untuk menunjukkan studi ini, para peneliti dari universitas yang bersangkutan menggunakan boneka manekin. Sebuah helm dipasangkan di kepala boneka manekin tersebut untuk kemudian dialiri angin yang berasal dari sebuah kipas. Dengan sistem tertentu, mereka menciptakan angin dan kebisingan yang sama seperti kita mengendarai motor. Dengan menempatkan beberapa mikrofon di lokasi tertentu pada manekin tersebut, para peneliti menemukan area di bawah helm persisnya di bawah dagu adalah sumber signifikan dari suara yang dapat menggangu gendang telinga seorang pengendara motor. Tim peneliti itu juga menginvestigasi bagaimana sudut helm dan kecepatan angin juga ternyata menambah tingkat kebisingan. “Secara intuitif, jelas bahwa menggunakan helm akan mengubah cara dimana orang merasakan suara. Ada aspek teknik dan psikologi untuk memahami proses ini,” ujar salah satu peneliti seperti yang dilansir laman autoevolution.com Walau begitu, para peneliti sepakat bahwa penggunaan helm juga penting untuk mencegah kerusakan tulang kepala dan otak ketika terjadi kecelakaan. Terkait soal gangguan pendengaran ini, para peneliti akan mengadakan tes lanjutan dengan situasi nyata di jalanan.

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters