Senin, 4 Februari 2013

Jokowi: Separator kalau tidak ditinggikan lebih bahaya

Otosia.com - Peninggian separator busway hingga 50 cm dinilai lebih baik untuk mensterilkan jalur Transjakarta dari kendaraan umum. Sebab, jika tidak ditinggikan akan lebih berbahaya.

"Ya kalau enggak seperti itu ya lebih lagi (berbahaya). Bisa buswaynya masuk ke jalan, bisa mobilnya masuk ke busway, bisa ada yang ketabrak," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Balaikota Jakarta, Senin (4/2).

Mantan wali kota Solo ini mengatakan, masalah utama busway ada tiga faktor, yakni sterilisasi jalur, jumlah bus yang harus ditambah dan bisa nyalip atau jalur yang bisa dipakai untuk nyalip.

"Kalau ketiga itu terpenuhi akan keliatan," katanya.

Oleh karenanya, Jokowi nantinya akan memberikan imbauan ke masyarakat bahwa jalur busway berbahaya jika dilewati oleh kendaraan umum maupun pejalan kaki. Sehingga, peninggian separator busway tidak akan sia-sia.

"Ya sampaikan pada masyarakat kalau itu berbahaya dan melanggar," katanya.

Namun, tidak menutup kemungkinan akan melakukan pelebaran jalur busway di titik tertentu, jika terjadi salip menyalip. "Ya pada titik tertentu musti akan itu ya," tandasnya. (mdk/nur/did)

(mdk/did)

Newsletters