Kamis, 10 Januari 2013

Kadar oktan rendah, harus disiasati!

Otosia.com -

Campuran bahan bakar terdiri dari Mon Octane dan Ron Octane. Ruang pembakaran lebih bagus bila disuntik bahan bakar berkadar Ron dan Mon octane tinggi. Yang jadi masalah, tingkat oktan BBM di berbagai SPBU di Tanah Air sangat rendah.

Bila mesin menerima tingkat Mon octan rendah, maka mekanismenya tidak bekerja maksimal. Untuk itu kita perlu melengkapi formula Mon octan yang hilang dengan metode sendiri.

Metode pertama, melengkapi unsur-unsur formula yang kurang pada bensin. Caranya, campurkan bahan bakar beroktan tinggi atau menggunakan octan booster ke dalam bensin. Akan lebih maksimal bila dituangkan pula Treatment Friction Modifier.

Treatment friction modifier berguna memperbesar daya bakar dan mempercepat traksi mesin. Upaya lain, memakai Fuel Pressure Regulator. Alat yang dapat bekerja meningkatkan tekanan BBM ke ruang bakar ini dapat dihubungkan pada selang pompa bensin.

Metode kedua, menggunakan Piggy Back. Komponen yang didesain untuk mengubah program fuel management dan ignition management ini dapat dihubungkan ke ECU (Electronic Control Unit). Dengan begitu, secara elektronik pembakaran bisa bekerja lebih maksimal.

Metode yang lebih ekstrem adalah memoles dan menghaluskan lubang intake manifold. Hal ini dapat membantu kelancaran arus udara keluar. Namun langkah ini perlu didukung peningkatan kompresi di ruang bakar.

Melakukan pembenahan pada mesin layaknya tuning untuk mobil balap juga dapat dilakukan. Rumusnya, meningkatkan volume bahan bakar dengan memperbesar diameter silinder serta memperkecil ruang kompresi.

(kpl/tr/vin)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters