Jumat, 21 Januari 2011

Mencegah Keracunan Knalpot dengan TOP 1 Power Booster

KOMPAS.com-Salah satu satu cara mencegah mengurangi gas beracun yang keluar dari knalpot mobil juga bisa buat mesin sepedamotor), adalah membersihkan sistem pasokan bahan bakar dan ruang bakar mesin. Untuk ini, tidak perlu ke bengkel. Cukup dengan menggunakan produk “car care” misalnya Power Booster dari produsen oli yang terkenal di Indonesia, TOP1. Dalam ini, tinggal memasukkan cairan Power Booster dari kemasannya, botol plastik ke tangki bensin. Cairan kimia, Power Booster ini akan berfungsinya sebagai “fuel system treatment” atau membersihkan sistem saluran bahan bakar, mulai dari tangki bensin, pompa bahan bakar, injektor (karburator pada mesin lama), katup, port (lubang isap) pada kepala silinder dan tentu saja ruang bakar. Dengan sistem saluran bahan bakar yang bersih, pembakaran juga akan menjadi lebih sempurna dan prosesnya berlangsung lebih efisiens. Selanjutnya, akan mengurangi emisi karbondioksida atau CO2 yang ditimbulkan oleh sisa pembakaran. Berarti, anda berpartisipasi mengurangi pemanasan global atau pencemaran yang makin meningkat di jalan raya. TENAGA DAN AKSELERASI. Selain mengurangi emisi atau gas beracun, cairan yang diproduksi oleh TOP1 ini juga mampu meningkatkan akselerasi. Tak kalah menarik, suara mesin jadi lebih halus karena pembakaran berlangsung lebih lancar dan sempurna. Efek selanjutnya, mengurangi biaya bahan bakar (konsumsi lebih irit), mengurangi biaya perawatan (mesin lebih awet dan tidak mengalami gangguan) dan juga bisa membantu mesin tidak harus menggunakan bensin dengan oktan lebih tinggi. MENGAPA TOP 1 POWER BOOSTER? Mengapa harus menambahkan cairan ini ke sistem bahan bakar setelah jarak tempuh tertentu? Jelasnya, setelah beberapa waktu, sistem bahan bakar meninggalkan kotoran atau deposit pada jalur yang dilaluinya. Ini bisa kita pada air yang mengalir di rumah. Bahkan termasuk air yang sudah disuling pada dispenser, setelah beberapa waktu muncul deposit atau kerak. Hal yang sama juga dialami pada bensin yang digunakan mobil. Faktor lain, kualitas bahan bakar berbeda. Ada yang tercemar, kandungan airnya banyak dan sebagainya. Akibatnya, terbentuk deposit atau kerak pada injektor, port dan tentu saja ruang bakar. Bahkan, bisa menyebabkan karat. Selanjutnya, pembakaran tidak sempurna, tenaga mesin loyo, boros bahan akar dan kurang mantap dikebut. Berdasarkan survei, - sehingga produsen menawarkan cairan ini – ternyata lebih dari 60 persen bensin di di seluruh dunia tidak diberi aditif secara penuh. Alasannya bermacam-macam. Faktor lain, kondisi lalu lintas makin macet yang mengakibatkan frekuensi “ stop ‘n go” semakin tinggi. Semua itu mempercepat penumpukan deposit atau kotoran pada sistem pasokan bahan bakar dan ruang bakar mesin. Nah, sekali lagi dianjurkan menggunakan TOP 1 Power Booster. Cukup untuk setiap 5.000 km atau saat mengganti oli. Satu botol Power Booster 0,5 liter, cukup untuk 60 liter bensin di tangki. Untuk ini, pengisian ke dalam tangki dilakukan bila bensin benar-benar sudah “tipis” atau wajib ke SPBU. Nah, kalau dilakukan secara teratur, setiap 5.000 km, dipastikan mobil Anda mantap dikebut setiap saat. Tidak menimbulkan masalah yang mengesalkan dan menyita waktu. Juga aman dari ancaman gas beracun jika ingin menikmati suasana romantis di dalam dengan menghidupkan AC. Sumber: http://ads2.kompas.com/layer/top1/read/index/57

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters