Jumat, 26 April 2013

Mobil murah tertunda, dampaknya sangat besar

Hingga di penghujung bulan April ini pun peraturan mengenai mobil murah tidak kunjung tuntas. Padahal, produsen seperti Daihatsu secara terang-terangan sudah siap dengan segenap infrastruktur termasuk pabrik. Mobilnya sendiri, Agya-Ayla yang bekerja sama dengan Astra dan Toyota, sudah bisa dirasakan langsung oleh publik ketika dipamerkan di IIMS 2012.

Kondisi ini pun berdampak besar seperti diakui Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR. "Dampaknya sangat besar sekali terutama pada industri komponen. Pasalnya, ada banyak industri komponen baru yang terlibat di dalam produk LCGC ini."

Sebagai gambaran, Astra Daihatsu Motor selaku produsen dari Ayla sendiri hanya berani menyebut bahwa mereka juga dalam posisi menunggu. Mereka hanya terima bisik-bisik dan tetap masih belum mendapat jawaban yang pasti.

"Peraturannya sudah sampai mana? Tadi cerita, "Sudah di Pak Hattarajasa, Bu, revisi halaman ke-3 ya". Teman-teman wartawan punya informasi lain, lebih tahu dari saya. Jadi tanya Departemen Perindustrian, departemen terkait lah. Ada lima mereka, kan, yang harus tanda tangan," beber Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor, dalam kesempatan sebelumnya.

Interior Daihatsu Ayla

Seperti disampaikan pula, ribuan nama sudah terdaftar sebagai calon pemilik dari mobil yang digadang-gadang berbanderol di bawah Rp 100 juta ini. Astra Daihatsu Ayla pun sudah diperkenalkan sejak tahun lalu.

Tak hanya produsen seperti Daihatsu, lembaga pembiayaan pun sudah bersiap dengan dukungan jasa kredit khusus kendaraan ini. Adira Finance baru sekadar menyampaikan bahwa pihaknya bersiap membidik pembiayaan untuk mobil murah ramah lingkungan dengan berharap bahwa pihaknya akan bisa memperoleh harga khusus dari kendaraan yang disebut sangat ditunggu pasar itu.

Pasar mobil Tanah Air sebentar lagi memang bersiap menyambut deretan mobil murah LCGC hasil rakitan lokal dengan suku cadang yang dibuat secara lokal pula. Sebut saja produk dari Toyota-Daihatsu lewat Agya dan Ayla yang sudah lebih dulu terealisasi, diikuti dengan rencana terhadap Honda Brio dan Mitsubishi Mirrage.

Harga mobil murah memang tidak jauh dari pasaran harga mobil baru, khususnya sedan hingga hatchback di kisaran Rp 100 juta. Mobil baru tentu lebih menggiurkan. Namun, Daihatsu Ayla sendiri sebagai contoh, diprediksi akan dipasarkan dalam empat varian dengan kode D, D+, M, dan X, serta diperkirakan dijual mulai dari Rp 75 juta hingga Rp 105 juta. Adapun Agya lebih mahal Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Harga ini tentu membuat persaingan semakin ketat.

(kpl/why/vin)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters