Kamis, 26 April 2012

OWIE NURHUDA Merajai Putaran Honda Racing Championship 2012 Seri II di Kemayoran

PT Astra Honda Motor (AHM) bekerjasama dengan Main dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) kembali menggelar seri kedua Honda Racing Championship (HRC) 2012 di Sirkuit Kemayoran, Jakarta Pusat. Kali ini, agenda balap tahunan dengan konsep One Make Race merupakan gelaran balap motor bergengsi yang kesepuluh sejak pertama kali digelar pada 2003 lalu. Kegiatan ini merupakan apresiasi dan dukungan ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) Honda dan Main dealer Honda terhadap olahraga di dunia balap sekaligus ajang bibit berbakat Tanah Air. Lebih lanjut, HRC tahun ini diselenggarakan di sembilan lokasi. Nantinya akan diselenggarakan di Jepara, Yogyakarta, Medan, Banjarmasin, Bali, Makassar dan Surabaya. Sama sepert5i tahun sebelumnya, kali ini juga HRC melombakan tujuh kelas bergengsi seperti MP1 (bebek tune-up 125cc 4-tak pemula), MP2 (bebek tune-up 110cc 4-tak seeded), MP3 (bebek standar 125cc 4-tak pemula), MP4 (bebek tune-up 110cc 4-tak seeded), MP5 (bebek standar 125cc 4-tak pemula), dan MP6 (bebek standar 110cc 4-tak pemula). Seri Jakarta berlangsung 14-15 April 2012. Sekitar 90 pembalap ikut serta pada HRC 2012 di Jakarta. Owie Nurhuda yang merupakan pembalap dari  Honda MS Nissin TOP 1 KYT FDR Denso TDR sukses merebut Juara Pertama di kelas MP2 Seeded dan MP1 Seeded pada Seri II Honda Racing Championship 2012 di Kemayoran Jakarta. Cuaca yang sangat panas tidak membuat Owie lelah. Bahkan, pembalap asal Sumedang ini tidak memberi kesempatan kepada lawan-lawannya untuk merasakan podium I di race I dan II di masing-masing kelas. “Honda Blade saya sempat mengalami masalah di bagian per klep di Race I MP2 tapi semuanya bisa saya atasi,” katanya. Dengan Kualitas prima dari mesin saya berkat pelumasan yang baik dari Oli TOP 1 Evo Racing  15W-50 yang saya gunakan,akhirnya saya berhasil keluar menjadi juara di Race I dan II ini. Permasalahan di Honda Blade tidak ditemui di Honda Supra 125 tunggangannya ketika membalap di kelas MP1. Di kelas paling bergengsi ini dia langsung tancap gas di depan, baik pada Race I dan II. “MP1 merupakan kelas paling berat karena beberapa pembalap pabrikan ada di sini,” komentarnya. “Saya akan terus berlatih dan terus meriset tunggangan saya. Mereka pasti tidak membiarkan saya juara terus di seri-seri berikutnya.” [caption id="attachment_6803" align="aligncenter" width="450" caption="Owie Nurhuda (tengah) di Panggung Podium"][/caption] [caption id="attachment_6801" align="aligncenter" width="450" caption="owie Nyalip di Tikungan"][/caption] [caption id="attachment_6800" align="aligncenter" width="450" caption="Owie - Foto dengan fans"][/caption]

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters