Selasa, 4 Januari 2011

PADI Menyapa Para Sobatnya di Amerika Serikat

Tanggal 20 November hingga 5 Desember 2008 lalu, PADI bertolak ke Amerika Serikat. Utamanya untuk memenuhi undangan warga Indonesia di sana, menggelar konser pelepas rindu mereka terhadap musik-musik tanah air. Ada tiga kota yang mereka sambangi selama berada di Negeri Paman Sam. New York, Washington DC, serta Los Angeles.

Dipromotori oleh EEX Entertainment, bekerja sama dengan Sireedee Production (Washington) dan Ikone Production (Los Angeles), rangkaian konser tersebut berjalan sukses.
Di New York, konser digelar di Warsaw Concert Hall. Sebuah gedung pertunjukan milik warga keturunan Polandia yang mukim di daerah Brooklyn, Konser berdurasi sekitar 90 menit itu dihadiri oleh sekitar 400 pasang mata. Termasuk warga Indonesia yang jauh-jauh datang dari luar New York, seperti Boston. Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk New York, Ibu Trie Edi Mulyani, pun menyempatkan diri untuk hadir malam itu.
Lain halnya dengan Washington DC. Di ibukota Amerika itu, konser digelar di Jammin Java, sebuah klub musik mungil yang terserak di daerah pemukiman tenang, Vienna, sekitar 20 menit dari pusat kota. Di tempat yang sama, Slank, Gigi serta White Shoes and The Couples Company sempat menggelar konser saat mereka mampir di Amerika.
Tiket sebanyak 300 lembar terjual habis dengan cepat. Menurut panitia, itu lantaran kerinduan warga Indonesia akan PADI begitu memuncak. Maklumlah, tak seperti Slank, band asal Surabaya ini sama sekali belum pernah mampir ke sana.
Itu juga jadi alasan utama kenapa tiket konser di Los Angeles ludes sebelum hari-H. Sekitar 350 tiket seharga 30 dollar/lembar berhasil dijual oleh panitia. Tak hanya itu, di hari-H banyak calon penonton yang rela mengantri di pintu masuk Ambiente, venue di daerah Alhambra, demi mendapatkan kelebihan tiket.
Sejak awal mengonsep rangkaian konser ini sebagai konser reuni – antar warga Indonesia di Amerika, juga antara PADI dan Sobat PADI di Amerika – Fadly cs. sengaja menyusun songlist mereka dengan lagu-lagu dari album pertama dan kedua. Ditambah beberapa dari album lain, serta Indonesia Pusaka. Sebuah nomer klasik dari Ismail Marzuki, yang diaransir ulang ala PADI. Sedianya lagu sarat nasionalisme ini akan dirilis dalam album khusus lagu-lagu wajib/nasional, namun urung lantaran satu dan lain hal.
Bermodal itu, PADI sukses menggoyang para Sobat-nya di tiap kota yang disambangi. Tak sedikit yang lantas berharap tahun depan PADI akan kembali ke sana.
Agenda lain PADI di Amerika, adalah membuat video klip. Di New York, klip dibesut di beberapa landmark kota itu. Macam, Central Park, Times Square, Empire State Building, serta tentunya, Patung Liberty. Sementara di Washington DC, Gedung Capitol serta White House menjadi lokasinya.
Yang menarik adalah ketika mereka berada di Los Angeles. Selain landmark Kota Para Malaikat, macam Walk Of Fame dan Kodak Chinese Theater di Hollywood Boulevard, Hollywood Sign, Santa Monica Beach, serta Beverly Hills, mereka juga sempat memanfaatkan undangan ke fasilitas pabrik milik oli TOP 1 Oil Products Company di area industri Pico Rivera, California yang berjarak kurang lebih 30 menit dari pusat kota Los Angeles untuk sekalian membesut pembuatan video klip musik di sana.
Bukan apa-apa, fasilitas TOP 1 Oil Products Company di Pico Rivera itu menawarkan beberapa segmen lokasi yang unik dan menarik. Mulai dari laboratorium pelumas yang canggih, teratur dan fascinating, tanki-tanki besar tempat penyimpanan base oil, aditif pelumas, dan tanki penyulingan oli yang terdiri dari silo-silo berukuran massif dan besar, juga proses filling oli TOP 1 dengan mesin canggih kedalam kemasan berbentuk Composite Can yang sudah sangat terkenal di tanah air, proses pengisian oli ke dalam kemasan itu sendiri menggunakan mesin yang terbilang canggih dengan kecepatan filling lebih dari 450 kaleng per menit nya, kemudian di lokasi pengepakan kaleng Composite Can tersebut ke dalam karton kemasan yang semuanya dilakukan dengan mesin yang serba mekanis-robotik. Belum lagi gudang penyimpanan yang juga menyajikan background dramatis.
Petinggi dan karyawan TOP 1 sendiri menunjukkan antusiasme tinggi dengan keberadaan PADI di sana. Dengan kooperatif mereka membantu menyiapkan segala keperluan dan kebutuhan arek-arek PADI selama proses pembuatan video klip berlangsung. PADI pun diijinkan memanfaatkan segala sarana yang dipunyai, macam crane, forklift, truk-truk besar tanki base oil hingga truk container, hingga kereta tangki pengangkut base oil dan aditif pelumas.
President TOP 1 Oil Products Company di Amerika, Joe Ryan, pun turun tangan sendiri menyambut kunjungan PADI ke Pico Rivera ini, beliau sengaja jauh-jauh datang langsung dari Kantor Pusat Manajemen TOP 1 Oil Products Company di Burlingame, San Fransisco untuk ikutan menyaksikan keseluruhan proses kunjungan PADI dan pembuatan video klip itu berlangsung. Begitu juga President of Manufacturing Division TOP 1 Oil Products Company, Steve Millam, turut memberikan penjelasan kepada personil PADI tentang bagaimana proses pembuatan oli TOP 1, mulai dari bahan baku hingga menjadi produk jadi yang akhirnya siap di ekspor ke berbagai negara di dunia. Sementara direktur teknik lapangan (Field Technical Director) TOP 1 Oil Products Company, yang juga dikenal sebagai pemegang rekor Guinness Book of the World Record sebagai pengendara Quad dengan jarak terpanjang di dunia sejauh 27.141 Km (Quads Across Africa), Josh Hogan terlibat langsung sebagai salah satu fasilitator dan turut menemani keseharian PADI selama di Los Angeles.
Atas campur tangan mereka, PADI berhasil mengikuti dan memotret seluruh kegiatan pabrik mulai dari hulu ke hilir – pembuatan, hingga pengepakan dan distribusi – dalam klip mereka. Mereka bahkan sempat berpose dengan motor pemecah rekor kecepatan dunia, TOP 1 Ack Attack, yang berhasil menorehkan kecepatan 580,71 Km / Jam. Sekaligus berbincang dengan pembuat dan sekaligus desainernya, Mike Akatiff, seorang jenius di bidang otomotif Amerika, Mike Akatiff sendiri yang merancang sepeda motor streamliner “TOP 1 Ack Attack” yang bermesin canggih Twin Turbo Suzuki Hayabusa. Sebuah kesempatan yang sungguh langka, karena motor streamliner “TOP 1 Ack Attack” ini hanya singgah 3 hari di pabrik TOP 1 di Pico Rivera, dan kemudian akan di bawa ke pameran Sepeda Motor Amerika (America Motor Show) di Long Beach, California atas prakarsa dari pabrikan ATPM Suzuki Amerika. Sepeda motor Streamliner “TOP 1 Ack Attack” ini merupakan kolaborasi dan kerjasama yang solid antara TOP 1 Oil Products Company dengan Suzuki Amerika. Oh ya, sebagai tambahan informasi buat sobat PADI, TOP 1 Oil Products Company didirikan pada tahun 1979 dengan tujuan menyediakan pelumas mesin kendaraan otomotif berkualitas bagi konsumen di seluruh dunia. Setelah hampir 30 tahun berjalan, TOP 1 telah berkembang menjadi suatu organisasi yang jauh lebih besar, namun tetap berpegang pada visi awalnya.
Saat ini, TOP 1 merupakan salah satu eksportir pelumas berkualitas tinggi terbesar di Amerika bagi mayoritas negara-negara di Asia dan Amerika Latin. TOP 1 adalah perusahaan yang berkembang pesat dengan berbagai cakupan lini produk yang kualitasnya telah diakui dunia. TOP 1 Oil Products Company merupakan salah satu eksportir pelumas sintetik terbesar di Pantai Barat Amerika (West Coast).
TOP 1 telah menerima berbagai macam pernghargaan, baik di Amerika Serikat maupun di luar negeri. Pendiri TOP 1 Oil Products Company adalah William A.Ryan (ayah dari Joe Ryan) menerima penghargaan “State of California’s Exporter of the Year” pada tahun 1985, dan yang terkini, TOP 1 Oil Products Company merupakan penerima salah satu penghargaan prestisius dari Department of Commerce yaitu “Presidential E-Award for Excellence in Exporting”. TOP 1 Oil Products Company sangatlah unik di mana seluruh bisnisnya secara turun temurun dimiliki dan dioperasikan oleh satu keluarga. Sampai hari ini, generasi ke tiga dari keluarga Ryan terus melanjutkan pencapaian prinsip-prinsip organisasi yang telah dicetuskan oleh pendirinya, yaitu : menyediakan pelumas berkualitas dengan senantiasa menjaga persahabatan erat yang telah terjalin dengan para pelanggannya.
Program CSR yang dilakukan Keluarga besar TOP 1 Oil Products Company juga berpartisipasi dalam “Homeless Prenatal Program”, yaitu suatu lembaga sosial yang melindungi dan membina para calon ibu korban seks bebas yang tidak bertanggung jawab di Amerika. Program ini dipelopori oleh Martha Ryan, salah satu saudara perempuan dari President TOP 1 Oil Products Company, Joe Ryan. Misi dari lembaga ini adalah menyediakan perlindungan dan perhatian kepada para wanita mengandung yang tidak memiliki rumah. Homeless Prenatal Program merupakan lembaga yang sangat terkenal di Amerika dengan berbagai macam penghargaan dan pengakuan di berbagai media.
Di samping itu, adalah kesamaan filosofi antara TOP 1 dengan PADI yang membuat sinergi ini berjalan baik. Oli atau pelumas bisa diibaratkan sebagai “kebtuhan pokok” bagi mesin kendaraan, apapun jenisnya. Sementara PADI, sebagaimana kita ketahui adalah bahan dasar beras yang merupakan makanan pokok warga Indonesia.
Senang dengan sinergi tersebut, sebagai hadiah kejutan, TOP 1 mengajak PADI untuk menonton konser Oasis di Staples Center, yang tanggalnya kebetulan bertepatan dengan hari terakhir PADI berkelana di Amerika. Fasilitas ala rockstar kelas satu pun disajikan. Mulai dari penjemputan dari hotel ke venue, dengan limo Hummer, hingga seating di The Box, alias kelas super-VIP. Serba-wah, serba-glamor.
Tak heran kalau arek-arek PADI begitu terkesan. Dan sebagai hasilnya mereka pun sempat membuat lagu yang terinspirasi dari kerjasama sinergi yang solid dan pengalaman menarik selama berkunjung ke pabrik TOP 1 di Pico Rivera, California. Tak hanya satu, melainkan dua versi sekaligus!
Penasaran seperti apa hasil sinergi tersebut? Nantikan segera dalam waktu dekat!

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters