Selasa, 15 Januari 2013

Penjualan Otomotif tergantung kebijakan pemerintah

Menurut informasi terakhir dari Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), angka penjualan mobil di pasar domestik sepanjang tahun 2012 tercatat sebanyak 1.116.230 unit. Pencapaian ini mengalami kenaikan sebanyak 24,8%, dibanding penjualan pada tahun 2011 sebesar 894.164 unit.

Tidak hanya dari sisi penjualan, angka produksi industri otomotif sepanjang tahun 2012 juga mengalami peningkatan, bahkan lebih besar dari persentase kenaikan penjualan. Produksi pada tahun 2012 tercatat sebesar 1.076.157 unit, naik sebanyak 28,4% dibandingkan dengan produksi pada tahun 2011 yang hanya 838.388 unit.

Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa ada kenaikan ekspor mobil dari Indonesia. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memprediksi pangsa pasar mobil domestik Indonesia akan terus mengalami pertumbuhan signifikan. Namun Gaikindo tidak ingin memasang target penjualan besar untuk tahun 2013.

"Sementara ini, kami menetapkan target penjualan tahun 2013 ini diperkirakan akan sama dengan tahun sebelumnya, yakni sekitar 1,1 juta unit. Hal ini mempertimbangkan berbagai kebijakan pemerintah yang akan mempengaruhi angka tersebut," ungkap Sudirman MR, Ketua Umum Gaikindo pada Selasa (8/1).

Seperti diketahui berbagai kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia, seperti kenaikan uang muka kredit kendaraan bermotor (loan to value/LTV), kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tarif tenaga listrik (TTL), serta persaingan dan kondisi ekonomi domestik maupun global tentu akan menjadi faktor yang amat berpengaruh terhadap pencapaian industri otomotif di tahun mendatang.

(kpl/tr/bun)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters