Selasa, 8 Mei 2012

Performa TOP 1 Synthetic HD Plus 10W-30 Diuji Ketangguhannya

TOP 1 kembali menggebrak dan siap dengan sensasi. Long Term Test Oli TOP 1 kembali bakal digelar. Setelah sukses dengan produk TOP 1 Zenzation 10W-40, TOP 1 HP Plus 10W-40 dan TOP 1 HP Plus 10W-30, TOP 1 kembali menguji keandalan produknya ke publik. Bila sebelumnya, TOP 1 sukses menguji produk untuk mobil bermesin bensin, kali ini begitu spesial dan beda. Yup, oli untuk mesin diesel, TOP 1 Synthetic HD Plus 10W-30 For Common Rail Diesel Engine, siap dibuktikan kebolehannya pada Long Term Test musim 2012. Dalam pengujian ini, TOP 1 ingin memberikan paparan langsung keandalan pelumas untuk mesin diesel modern Common Rail. Sekaligus TOP 1 ingin memberikan edukasi kepada konsumen bahwa mobil dengan mesin diesel common rail membutuhkan pelumas dengan spesifikasi khusus, jika menggunakan sembarang pelumas, bisa fatal akibatnya. Pelumas wajib memenuhi spesifikasi yang direkomendasikan. Dan TOP 1 Synthetic HD Plus 10W-30 For Common Rail Diesel Engine siap menjawab tantangan itu. “Ini merupakan kali ke-4 kami menerima tantangan dari Auto Bild untuk Pengujian Produk dan kali ini TOP 1 Synthetic HD Plus 10W-30 For Common Rail Diesel Engine-lah yang menjawab tantangan tersebut. Kami berharap pengujian ini dapat menjadi referensi akurat yang independen bagi konsumen dalam pemilihan pelumas yang tepat untuk kendaraannya dan menjadi bukti kehandalan produk TOP 1 untuk melindungi mesin Diesel Common Rail mereka.” Papar Rudy Hartono, presiden Komisaris TOP 1 Indonesia. Long Term Test TOP 1 Synthetic HD Plus 10W-30 For Common Rail Diesel Engine diuji secara marathon di lapangan. Kondisi riil serta kombinasi pengetesan menjadi ujian sesungguhnya. Jarak tempuh 10 ribu – 15 ribu kilometer menjadi ujian yang mesti dilakoni. Sementara sosok Mitsubihi Pajero Sport dan Ford Everest lansiran anyar bakal menjadi media TOP 1 Synthetic HD Plus 10W-30 For Common Rail Diesel Engine beraksi. Dan Auto Bild Indonesia kembali dipercaya sebagai mitra untuk pengujian sekaligus pembuktian keandalannya. Untuk regulasi pengujian, kami membeli langsung pada outlet toko oli yang direkomendasikan, Bengkel TODA. Artinya sebisa mungkin, sampel yang gunakan pada kedua mobil tersebut terjamin orisinalitasnya. Sebagai simbolis, penuangan dan ganti oli pertama dilakukan di Bengkel TODA disaksikan perwakilan manejemen TOP 1, komunitas otomotif, media, publik dan AutoBild Indonesia. Sementara untuk sampel produk, kami membagi 3 bagian dalam pengujian ini. Pengujian di lapangan meliputi kondisi keseharian (office hour) yang notabene stop & go, luar kota hingga pengetesan 5 ribu kilometer sekaligus. Singkatnya saat pengujian, segala kondisi jalan bakal menjadi target. Selain penggunaan sehari-hari, rute jalan ekstrem juga tidak luput dilakoni. Kondisi macet hingga pemakaian luar kota seperti melintasi daerah pegunungan dan pesisir menjadi opsi. Hanya saja, setiap kelipatan 5.000 KM, sampel oli tiap mobil kami ambil dan melakukan top up sesuai dengan kebutuhan. Selanjutnya, sampel oli tersebut kami kirim kedua laboratorium terkemuka untuk melihat hasil aktual. TOP 1 Synthetic HD Plus 10W-30 For Common Rail Diesel Engine adalah pelumas berkualitas yang diformulasikan dengan bahan dasar sintetik untuk memberi perlindungan maksimal bagi mesin Diesel Common Rail, meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar dengan penguraian kontaminan yang dibutuhkan pada mesin Common Rail. TOP 1 Synthetic HD Plus 10W-30 For Common Rail Diesel Engine memenuhi spesifikasi API CI-4, CH-4, CF-4/SL, SJ, ACEA A3-02, B3-98#2/B4-02, Volvo VDS-2, Cummins 20071/6/8, Mack EO-M Plus. Banyak masyarakat belum memahami teknologi Diesel Common Rail berbeda dengan teknologi mesin diesel biasa. Common Rail system adalah suatu sistem pada mesin diesel dimana bahan bakarnya bertekanan tinggi dan sistem bahan bakarnya dikontrol secara elektrikal. Kontrol tekanan tinggi tersebut pada setiap injector diatur secara independen oleh ECU (Electronic Control Unit) dan EDU (Electronic Driving Unit) pada mesin diesel biasa, pompa digerakkan oleh engine dan fungsinya adalah untuk memastikan jumlah bahan bakar yang sesuai dan distribusi bahan bakar ke setiap injector dan mengatur bukaannya. Namun pada sistem Common Rail, pompa hanya bertugas untuk manumpuk bahan bakar pada tekanan yang sangat tinggi dan disimpan di dalam Common Rail sebelum kemudian didistribusikan ke injektor-injektor. ECU (Electronic Control Unit) dan EDU (Electronic Driving Unit) mengontrol volume dan waktu injeksi bahan bakar ke tingkat yang optimal dengan cara mengoperasikan dan menutup injektor-injektor sesuai dengan sinyal-sinyal dari sensor-sensor. Proses ini serupa seperti pada sistem EFI yang digunakan di mesin bensin. Lalu, bagaimana aksi selanjutnya? Kami bakal memaparkan aksi dan perjalanan selama Long Term Test TOP 1 Synthetic HD Plus 10W-30 For Common Rail Diesel Engine berlangsung. Tunggu saja, tanggal mainnya… [caption id="attachment_6647" align="aligncenter" width="450" caption="Mas Soni - Pimpinan Redaksi Autobild Indonesia"][/caption] [caption id="attachment_6648" align="aligncenter" width="450" caption="Pak Rudy Hartono - Presiden Komisaris TOP 1 Indonesia"][/caption] [caption id="attachment_6646" align="aligncenter" width="450" caption="Long term test TOP 1 HD Plus 10w-30"][/caption]

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters