Minggu, 10 Februari 2013

Setelah tabrakan, Dahlan hentikan pengembangan Tucuxi

Otosia.com - Belum lepas dari ingatan kita saat mobil listrik Tucuxi yang dikendarai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengalami kecelakaan di daerah Magetan, Jawa Timur, awal bulan lalu. Kecelakaan yang menimpanya tidak membuat Dahlan putus asa. Dahlan mengutarakan, dirinya masih berkomitmen untuk pengembangan mobil listrik. Termasuk pengembangan mobil listrik Evina yang merupakan penerus mobil listrik ahmadi. "Mobil listrik jalan terus. Kita akan terus diperbaiki kekurangannya sehingga menjadi lebih sempurna," ujar Dahlan yang ditemui di Monas, Minggu (10/2). Namun, Dahlan mengaku pesimis dengan pengembangan mobil listrik Tucuxi. Dia menegaskan bahwa pengembangan mobil listrik sejenis Ferrari tersebut sepertinya bakal dihentikan. "Tapi, Tucuxi sudah tidak bisa (dikembangkan)," tegas dia. Sekadar mengingatkan, mobil listrik Tucuxi yang tengah diuji coba Dahlan Iskan dari Solo menuju Surabaya, mengalami kecelakaan di daerah Sarangan, Magetan. Kondisi kendaraan buatan Danet Suryatama tersebut hancur. Saat menuju Tawang Mangu, mobil Tucuxi mampu melewati tanjakan Tawang Mangu dan Cemoro Sewu yang terkenal tinggi dengan mulus. Namun ketika menuruni lereng timur Gunung Lawu, setelah melewati turunan paling tajam di Sarangan, rem yang semula berfungsi baik tiba-tiba mengalami masalah. Dahlan yang mengemudikan mobil tersebut sejak Solo mengambil keputusan menabrakkan mobil Tuxuci ke tebing di kanan jalan untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas yang. Setelah menabrak tebing, mobil masih berjalan menabrak tiang listrik. Mantan Dirut PLN ini memutuskan menabrak tebing saat laju mobil makin kencang saat jalan menuruni sarangan ke Magetan. "Kalau tidak saya tabrakan ke tebing, mobil akan makin meluncur kencang dan akan membahayakan orang lain," ucap Dahlan. Dalam perjalanannya, Dahlan didampingi ahli teknologi mobil listrik, Riki Nelson. Atap depan dan kaca mobil hancur lebur. Pihak kepolisian dari Polda Jatim telah memanggil Dahlan untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut. Termasuk pelanggaran penggunaan pelat nomor bertuliskan DI 19 di mobil listrik Tucuxi. Namun, hingga saat ini kasus tersebut masih mengambang tanpa kejelasan. (mdk/sau/noe)

Newsletters