Selasa, 21 Januari 2014

TACI futsal lanjut baksos peduli banjir

Melihat banyaknya masyarakat yang terkena musibah banjir, maka kopdar Toyota Avanza Club Indonesia (TACI) menyelenggarakan Kopdar Olahraga Futsal dilanjutkan dengan bakti sosial TACI. Kopdar tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus solidaritas TACI yang ingin meringankan beban para korban bencana banjir.

Acara digelar pada hari minggu 19 Januari 2014 pukul 10.00 WIB dengan bermain Futsal di Lapangan Grand Futsal jalan Karet, Pedurenan, Kuningan. Lapangan tersebut sekaligus digunakan sebagai titik untuk mengumpulkan barang-barang bantuan khusus bagi korban banjir.

Acara Futsal TACI

TACI memilih Futsal karena dianggap sebagai olahraga yang paling cocok untuk memupuk rasa kebersamaan dan kekompakan. Di samping itu, TACI juga menginginkan para anggotanya agar selalu bugar dan sehat serta selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan. Begitu acara futsal selesai dilanjutkan dengan koordinasi acara selanjutnya yaitu bakti sosial TACI peduli korban banjir.

Meskipun dengan persiapan yang terhitung singkat, member TACI tetap semangat melakukan bakti sosial tersebut. Terkumpul beberapa pakaian layak pakai, selimut, perlengkapan ibadah dan sejumlah uang tunai yang didapat dari donatur anggota TACI. Uang yang terkumpul lalu dibelanjakan untuk membeli bahan makanan, minuman serta obat-obatan yang lalu disalurkan kepada para korban banjir.

Belanja bahan makanan, minuman serta obat-obatan

Bakti sosial ini diikuti oleh sekitar 20 perwakilan anggota TACI, dan lokasi yang dituju adalah salah satu lokasi bencana di sekitaran kali Pesanggrahan, tepatnya di Jl. Haji Buang RW 07, Ulujami, Petogogan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pengepakan sekaligus pemberangkatan menuju posko ACT

Sesampainya di lokasi, TACI kemudian melakukan koordinasi dengan Koordinator Posko dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), yaitu bapak Darmanto beserta warga sekitar. Barang-barang bantuan dari anggota TACI kemudian diserahkan dan dikumpulkan di RW 03 dan rencananya akan di salurkan ke warga korban banjir di sekitar RW tersebut.

Posko ACT

TACI diajak berkeliling untuk melihat kondisi perumahan warga yang terkena musibah banjir, sekaligus berinteraksi dan bersilaturahmi dengan warga di daerah tersebut, ketinggian air bervariasi dari rendah sampai yang tertinggi saat itu sekitar 1,5 meter nampak sangat memprihatinkan.

kondisi banjir

Saat hari beranjak sore, TACI pun berpamitan dengan koordinator posko ACT dan beranjak pulang. Kesan mendalam didapat, untuk lebih peduli lagi terhadap penderitaan sesama, solidaritas sosial, semoga musibah ini segera berakhir dan tidak terulang lagi di kemudian hari.

(kpl/prl/sno)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters