Sabtu, 5 Januari 2013

Tarif tol bakal naik 10 persen

PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan menaikkan tarif tol pada tahun ini. Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Adtyawarman mengatakan bahwa kenaikan diperkirakan 10 persen dari tarif saat ini. Dan hal tersebut akan berlaku di pertengahan tahun atau akhir tahun ini.

"Kenaikan pada bulan Juli atau September (2013). Namun, kenaikan tidak berlaku untuk Tol Cikampek dan Sudiatmo," ungkapnya di Jakarta. Kenaikan ini pun disampaikan untuk mengembalikan dana investasi yang dikeluarkan saat pembangunan awal jalan tol.

Sejumlah ruas tol milik Jasa Marga yang tarifnya akan naik antara lain ruas Jakarta-Bogor Ciawi, Jakarta-Tangerang, tol dalam kota, Belawan-Medan-Tanjung Morawa, Palimanan-Kanci, Tol Semarang, Surabaya-Gempol, Purwakarta-Bandung-Cileunyi, dan Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Kenaikan ini pun biasa terjadi setiap dua tahunan atau di tahun ganjil. Selain informasi mengenai kenaikan tarif, Adtyawarman juga menghimbau kembali penggunaan E-Toll Card.

Ia mengharapkan pengguna jalan tol lebih memilih E-Toll Card dalam pembayaran tol daripada uang tunai. "Hingga kini jumlah pelanggannya baru 9,14 persen dari semua pengguna tol. Angka ini jauh dari target 30 persen," ungkapnya.

Penggunaan E-Toll dinilai bisa mengurangi jumlah antrean di gerbang tol. Usaha pengurangan antrean dengan teknologi ini sudah diimbangi dengan ketersediaan gardu tol otomatis yang saat ini mencapai 50 unit dan E-Toll Pass sebanyak 39 gardu.

(kpl/nzr/vin)

Rekomendasi untuk kamu: