Sabtu, 6 April 2013

Ubang sabet dua penghargaan kategori motorsport

Setelah dua pekan lalu dianugerahi Motorsports Driver of The Year berkat prestasi 5 Besar FIA PWRC (Production World Rally Championship) musim 2012, pereli Subhan Aksa kembali dinobatkan sebagai Motorsports Man of The Year oleh Autocar.

Meski kategorinya motorsports, figur yang terpilih dalam kategori ini tak mutlak pembalap melainkan mereka yang memiliki keterlibatan intensif dan berpengaruh di ajang motorsports. Sebagaimana diketahui, Ubang – panggilan akrab Subhan Aksa -- dengan bendera Bosowa Fastron Rally Team (BFRT) selama ini pun giat mengembangkan roda olahraga otomotif nasional, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan. Beberapa waktu lalu ia bahkan terpilih menjadi Ketua Pengprov IMI Sulsel.

Ubang yang tengah bersiap mengarungi World Rally Championship di kelas WRC-2 menerima sendiri penghargaan tersebut dalam acara Autocar Indonesia Reader's Choice Awards 2013 yang berlangsung di Takigawa Meat Bar, Ancol, Jakarta Utara.

“Dua awards beruntun dari media besar nasional membuat perasaan saya campur aduk. Ada rasa bangga sekaligus haru karena perjuangan kami di luar sana ternyata mendapat aspirasi tinggi dari berbagai pihak,” ucap Ubang seusai penganugerahan.

“Namun, di sisi lain, ini sekaligus beban moral untuk mempertanggungjawabkannya dengan menjaga prestasi itu, syukur kalau bisa meningkatkannya meski event yang kami ikuti tahun ini jauh lebih kompetitif dari musim lalu. Ini jelas bukan prestasi saya sendirian, tapi buat tim secara keseluruhan yang telah memberikan dukungan terbaik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu ia kembali menegaskan bakal ketatnya WRC2 yang melibatkan 29 pereli internasional. Ia sendiri tengah bersiap mengikuti seri Rally Portugal yang dihelat pada 11-14 April 2013.

“Tantangan awalnya adalah adaptasi dengan mobil kemudi kiri karena kami pakai Ford Fiesta RRC. Driving style-nya pasti berubah karena telah sekian lama menggunakan setir kanan,” kata Ubang yang kini mengusung bendera Bosowa Fastron Rally Team (BFRT).

Karena itu jangan heran jika belakangan ini kebetulan melihatnya keliling-keliling Jakarta dengan mobil setir kiri. Itu salah satu caranya membiasakan diri agar handling, feeling, dan refleknya bisa didapat.

“Hasilnya yah…sudah lumayanlah. Cuma sesekali masih tangan kiri saja yang reflek cari-cari stik persneling,” pungkasnya.

Subhan Akza

(kpl/nzr/rd)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters