Sabtu, 2 Februari 2013

VX-1 siap goyang Avanza-Xenia

MPV Mazda VX-1 yang disebut-sebut akan menjadi kembaran mobil laris Suzuki Ertiga beredar melalui gambar di dunia maya. PT Mazda Motor Indonesia sendiri pernah mengajukan uji tipe dengan kode Mazda VX-1 M/T (transmisi manual) pada 7 Desember 2012, walau kemudian distatuskan batal.

Namun hingga kini rencana kehadirannya masih rahasia. Apakah berarti ia dan kembarannya itu akan siap menggoyang larisnya Avanza-Xenia?

Ertiga sendiri terhitung sebagai low-MPV terlaris setelah duo Astra tersebut. Penjualannya hingga Oktober tahun lalu mencapai 26.196 unit. Target market share Ertiga di kelas low MPV pun cukup besar. Dengan melihat prediksi Gaikindo, angka yang dibagi dari kue penjualan di segmen terlaris tersebut mencapai 16 persen.

Terlalu muluk walau meyakinkan jika mereka akan menggoyang penjualan Avanza-Xenia yang kini berada di peringkat teratas. Toyota Avanza dengan 157.189 unit atau 17 persen dari total penjualan mobil di Indonesia yang kala itu baru mencapai 923.132 unit (kini lebih dari 1,1 juta unit). Sementara itu, Daihatsu Xenia terjual hingga 61.532 unit.

Beredar rumor, VX-1 akan dijual pertengahan tahun ini karena tahap pengembangan masih dilakukan secara tertutup hingga sekarang di pihak Mazda. Sementara itu, Suzuki dengan Ertiga-nya menarik publik dengan pilihan kabin berpelengkap double blower, yang selanjutnya akan diikuti dengan kehadiran varian transmisi otomatis.

"Kalau itu (kerja sama proyek mobil kembar Mazda VX1-Suzuki Ertiga) saya tidak mau berkomentar. Saya sudah diperintahkan oleh prinsipal saya di Jepang, SMC (Suzuki Motor Co) untuk tidak boleh berkomentar kepada Anda (wartawan) terkait hal ini Tapi secara global kerja sama dua merek itu sudah hal biasa, seperti Mitsubishi Maven dan Suzuki APV," ungkap Seiji Itayama selaku Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales yang secara tidak langsung tidak menjawab tidak bahwa kehadiran mobil ini kelak akan terealisasi.

VX-1 tak ubahnya Suzuki Ertiga yang berganti logo depan dari Suzuki menjadi Mazda. Berdasarkan gambar yang beredar antara lain di situs Paultan itu, sulit untuk membedakan dua mobil keluarga ini.

Selain itu, belum ada bocoran informasi mengenai prediksi harga, walau ada penilaian bahwa low-MPV versi Mazda nanti akan sedikit lebih mahal. Kita tunggu saja.

(kpl/why/abe)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters