Selasa, 4 Desember 2012

Wanita lebih sedikit mengeluh soal mobil daripada pria

J.D.Power Asia Pasifik melaporkan, jumlah keluhan para pemilik kendaraan baru di Indonesia berkurang pada tahun ini. Berkurangnya keluhan terutama pada kategori kualitas yang menjadi penilaian utama. Di antaranya yaitu mesin atau transmisi dan HVAC (Heating, Ventilation dan Air Conditioning).

Menariknya, hasil studi ini menunjukkan bahwa kaum hawa melaporkan lebih sedikit masalah dibandingkan dengan kaum pria (69 PP100 vs 87 PP100). Kaum perempuan juga lebih memilih kendaraan dengan transmisi otomatis dibandingkan kaum pria (48% vs 33%).

Studi yang saat ini memasuki tahun ke sepuluh, mengukur masalah-masalah yang dialami para pemilik kendaraan baru selama dua hingga enam bulan kepemilikan.

Studi ini juga mengkaji lebih dari 200 gejala permasalahan yang meliputi delapan kategori sistem kendaraan. Dari eksterior kendaraan, pengalaman berkendara, fitur-fitur/pengendali/tampilan, audio/entertainment/navigasi, tempat duduk, HVAC, interior kendaraan, mesin dan transmisi.

Semua permasalahan dirangkum sebagai jumlah masalah per 100 kendaraan (PP100). Nilai PP100 yang lebih rendah mengindikasikan jumlah masalah yang lebih kecil dan kualitas yang lebih tinggi.

Nilai rata-rata kualitas awal secara keseluruhan di Indonesia adalah 82 PP100 di tahun 2012. Peningkatan tipis dari 83 PP100 di tahun 2011. Tingkat masalah menurun dalam tiga dari delapan kategori masalah IQS.

Terutama dalam kategori mesin/ transmisi, HVAC(Heating, Ventilation dan Air Conditioning) dan eksterior kendaraan dibandingkan dengan hasil 2011. Sebaliknya, beberapa masalah terkait audio/entertainment/navigasi dan tempat duduk meningkat 3 PP100 dan 2 PP100.

"Sangat mengesankan melihat para pabrikan kendaraan terus meningkatkan kualitas dari kendaraan-kendaraan baru yang dikirimkan ke para pemilik," kata Rajeev Nair, Direktu riset di J.D.Power Asia Pasifik, Singapura.

"Indonesia menjadi sebuah pasar yang semakin diperhitungkan oleh para pabrikan otomotif dunia. Oleh sebab itu, penting bagi kendaraan-kendaraan yang dijual di kawasan ini untuk memenuhi kebutuhan para pemilik yang berada di seluruh wilayah Nusantara," tambahnya.

Studi ini menunjukkan bertumbuhnya popularitas kendaraan dengan transmisi otomatis di seluruh segmen kendaraan. Hal ini seiring dengan tren yang meningkat selama beberapa tahun terakhir.

Lebih jauh lagi, para pemilik kendaraan dengan transmisi otomatis melaporkan jumlah keluhan yang lebih rendah secara umum (76 PP100). Bandingkan dengan para pemilik kendaraan dengan transmisi manual (86 PP100).

"Yang penting dicatat adalah terus berkurangnya keluhan yang dilaporkan oleh para pemilik kendaraan baru. Dalam kategori mesin dan transmisi, nilainya turun menjadi 14 PP100 pada 2012 dari sebelumnya 22 PP100 di tahun 2010," kata Nair.

Namun demikian, kenaikan tren kendaraan bertransmisi otomatis yang terus berlanjut adalah hal penting bagi para pabrikan mobil. Sebab dapat memastikan para pemilik kendaraan mendapatkan konsumsi bahan bakar terbaik baik untuk jenis kendaraan bertransmisi manual maupun otomatis.

Studi ini juga menggarisbawahi pentingnya kualitas kendaraan bagi para pemilik dalam merekomendasikan kendaraan mereka. Secara umum, 41 persen pemilik kendaraan yang tidak memiliki masalah dengan kendaraan, mereka pasti akan merekomendasikan kendaraan mereka kepada seorang rekan atau kerabat. Dibandingkan dengan hanya 29 persen dari mereka yang pernah mengalami masalah.

(kpl/nzr/vin)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters