Sabtu, 1 Desember 2012

Yogyakarta jadi saksi final YCR 2012

Babak final Yamaha Cup Race (YCR) 2012, disuguhkan secara berbeda. Yakni, balapan dilakukan pada waktu malam di Sirkuit Mandala Krida, Yogyakarta, Jawa Tengah, Sabtu (1/12). Hal tersebut, tentunya sangat berbeda jika dibandingkan pelaksanaan YCR yang sudah berlangsung selama 23 tahun.

Apalagi, sebanyak 225 peserta akan berebut kemenangan di seri pamungkas, notabene menjadi penentuan tiket ke Yamaha Cup Race Asean.

Seri ke-8 atau penutup YCR 2012 dilaksanakan setelah berturut-turut digelar di Medan, Lampung, Tasikmalaya, Jember, Bangka, Makassar dan Tangerang. Di antara 8 seri tersebut, tiga kali diselenggarakan malam yaitu di Jember, Makassar dan Yogyakarta. Balapan malam selalu mendapatkan respon luar biasa meneruskan sukses Yamaha sejak YCR malam perdana di Bandung tahun lalu.

Di final YCR tahun ini, akan dilombakan 6 kelas dengan finalis terbanyak 25, dari Jawa sebagai area regular kompetisi ini. Sedangkan Yogyakarta, sebagai tuan rumah diberikan kesempatan khusus mengikutsertakan maksimal 150 Pebalap. Sedangkan 10 Pebalap masing-masing mewakili Medan, Bangka, Lampung, Bali dan Makassar.

Adapun kelas yang dilombakan di final YCR 2012 ada 6 kelas yakni Underbone Tune Up 125 cc Seeded (MP1), Underbone Tune Up 115 cc Seeded (MP2), Underbone Tune Up 125 cc Pemula (MP3), Underbone Tune Up 115 cc Pemula (MP4), Underbone Standard 115 cc Pemula, Underbone Standard Show Room Z1 Open dan Matik Tune Up 130 cc Open.

"Di final YCR 2012, para Pebalap akan unjuk gigi untuk menjadi yang terbaik dan bersaing secara sportif. Final ini, sekaligus menutup rangkaian seri Yamaha Cup Race musim 2012. Secara keseluruhan, event berjalan sukses dan sesuai misi Yamaha membina dan memunculkan bibit-bibit baru Pebalap berprestasi," papar Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.

Kegiatan final YCR dimulai dengan pendaftaran pada Kamis (29 November), lalu free practice dan kualifikasi (Jumat 30 November) dan balap malam penentuan sang juara. Pertarungan seru bakal tersaji di dua kelas utama MP1 dan MP2.

Uniknya dua kelas ini melibatkan Pebalap-Pebalap tuan rumah di papan atas klasemen. Agus Setiawan paling menonjol dengan posisinya di puncak klasemen MP1 dan MP2. Dia bersaing ketat dengan Anggi Permana (Tasikmalaya) dan Floarianus Roy (Yogyakarta) yang membuntuti di posisi kedua dan ketiga.

Di MP2, trio Yogya Agus Setiawan, Yoga Adi P dan Floarianus Roy berpeluang besar juara mengingat peringkat ketiganya pada tiga besar teratas tabel. Di MP3 dan MP4, Pebalap Bandung Tamy Pratama paling diandalkan juara setelah berhasil menempati peringkat teratas klasemen.

(kpl/nzr/bun)

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters