Sabtu, 19 September 2020

8 Waktu yang Disarankan untuk Ganti Oli Mesin Mobil

Dalam mengisi oli mesin mobil biasanya ada jarak tempuh maksimal yang bisa digunakan. Ada berbagai indikator ketika hendak mengganti oli mesin mobil, salah satunya jarak tempuh.

Penggantian oli mobil juga perlu pemahaman lebih lanjut, karena setiap mobil memiliki spesifikasi yang berbeda-beda. Membutuhkan pengetahuan lebih ketika ingin mengganti mesin kendaraan.

Viskositas menjadi hal penting, apakah penggunaan oli-oli yang kental atau wajib encer untuk mobil kesayangan kamu. Untuk informasi lebih lanjut, mari simak tanda dan waktu yang tepat untuk mengganti oli mesin mobil di bawah ini!

Kapan Harus Mengganti Oli Mesin Mobil

Buku manual mobil merupakan hal yang penting sebagai pedoman untuk penggantian oli secara berkala. Ada beberapa indikator, salah satunya adalah jarak tempuh 10.000 km.

Ada juga beberapa saran yang direkomendasikan, salah satunya waktu. Setidaknya 2-3 bulan sekali dalam keadaan penggunaan standar, maka kamu wajib mengganti oli.

Namun baik waktu atau jarak bukan indikator penting, melainkan yang paling mudah untuk menjelaskan kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli adlaah Running Engine Hours (REH).

Adapula gejala yang dapat dirasakan bila telat mengganti oli. Tentu tanda ini penting untuk mengetahui seberapa jauh efek dari penggantian oli secara berkala.

8 Tanda dan Waktu yang Tepat Untuk Ganti Oli Mesin Mobil

1. Getaran Mesin Tinggi

Akselerasi mesin menjadi hal yang penting, namun ketika proses berkendara berlangsung maka akan ada berbagai getaran.

Getaran yang tinggi menandakan ada gesekan yang kasar terjadi pada proses bergeraknya mesin. Tentu kendala ini wajib diatasi secepatnya dengan mengganti oli.

2. Tarikan Mesin Berat

Mesin yang berat menandakan bahwa ada gesekan yang kurang lancar dari segi performa karena turunnya mesin.

BACA JUGA: 4 Bagian Mobil yang Paling Mudah Berkarat, Apa Saja?

Saat pedal gas diinjak, maka tingkat akselerasinya menjadi telat dan komponen mesin yang bergesekan tidak memiliki pelumasan untuk menjaga lapisan mesin.

3. Kualitas Oli Menurun

Kualitas oli yang digunakan bisa diindikasikan menurun apabila warnanya tidak lagi jernih, memiliki kontur yang lengket atau terlalu licin ketika dipegang.

Ada beberapa hal yang mengakibatkan hal ini, salah satunya pemakaian oli di waktu yang terlalu lama. Perubahan warna juga menandakan bahwa mesin memang tidak bersih, maka oli akan mengontaminasi kejernihan oli.

4. Suara Mesin Berisik

Suara mesin yang berisik memang mengganggu, hal ini memang tidak bisa diidentifikasi secara penglihatan. Namun, pengendara mobil harusnya paham betul bahwa kondisi mesin menjadi sulit dikerjakan.

Selain menimbulkan getaran yang tinggi, oli yang kering juga bisa menjadi alasan berisik.

5. Stik Level Oli Mesin

Kadar level oli memiliki level stik yang dapat terlihat sebagai indikator oli mesin. Apabila kondisi mobil panas, maka permukaan oli akan naik karena sifat pemuaian.

Kondisi oli mesin mobil dapat terlihat dari indikator satu ini, apalagi oli memiliki tingkat kekentalan yang berbeda-beda. Namun, oli yang terlalu sedikit juga tidak baik karena akan terbatas dalam meliputi pelumas mesin.

6. Jarak Tempuh Kendaraan

Jarak tempuh bisa menjadi salah satu indikator penggantian oli mobil kesayangan kamu.

Lalu jarak tempuh yang aman dalam mengganti oli ada di berbagai kisaran, seperti 6000 sampai dengan 10.000 km.

Namun semua tergantung dari kondisi mesin dan kualitas oli yang digunakan, apakah full sintetis, semi-sintetis atau oli mineral.

7. Lampu Indikasi Penggantian Oli

Tidak semua mobil memiliki fitur ini, namun di pabrikan mobil-mobil terbaru sudah disediakan indikator lampu yang secara khusus memantau kondisi oli mesin.

Apabila pada tekanan oli dalam mesin sudah mulai turun, maka lampu indikator akan berkedip.

Kedipan lampu menjadi indikator penting untuk kembali mengisi oli mobil, baik sistem kuras atau ganti oli mesin dengan ditambah secara langsung.

8. Lama Waktu Penggantian Oli 

Penggantian oli biasanya dihitung dari berbagai indikator, salah satu caranya adalah dengan menjaga mesin tetap prima.

Bila kondisi tarikan mobil menurun, sebaiknya lakukan cek berkala atau mengingat kembali kapan terakhir penggantian oli.

BACA JUGA: Mengetahui Masa Kadaluarsa Minyak Rem dan Waktu Pemakaiannya

Secara garis besar, 1-2 bulan merupakan kondisi ideal untuk mengganti oli mobil kamu. Atau, oli yang kamu gunakan memiliki kualitas yang buruk karena mudah menguap dan tidak menjaga komponen mesin secara menyeluruh.

Selalu gunakan oli mobil terbaik dengan kondisi prima lewat kandungan sintetis.

Adapula teknologi Ester Fortified yang berfungsi menjaga kondisi kendaraan lebih awet, apalagi zat aditif Ester akan membuat pelumas menempel lebih ketat pada mesin mobil.

TOP 1 ZENZATION siap menjaga mobil tetap prima dengan kandungan sintetis yang tinggi dan teknologi Ester Fortified.

Memiliki berbagai ukuran yang bisa menyesuaikan kebutuhan tangki oli mobil kesayangan kamu. Lebih awet dan mobil akan bekerja lebih optimal, apalagi untuk kamu yang menggunakan mobil untuk waktu lama.

Tunggu apalagi? Ganti oli kamu dengan TOP 1 ZENZATION sekarang di bengkel kesayangan!

Atau belajar ganti oli sendiri langsung dengan beli secara online! Yuk, beli langsung di Tokopedia dan Shopee dari TOP 1 sekarang!

Nikmati promo gratis ongkos kirim, berbagai diskon menarik, dan produk yang dijamin asli!

Rekomendasi untuk kamu: