Senin, 4 November 2019

Manfaat dan Sunnah Wisata Muslim dalam Islam

Tahukah Anda, melakukan perjalanan atau Safar itu salah satu hal yang dianjurkan oleh junjungan kita, Nabi Muhammad SAW.

Terutama perjalanan dengan tujuan mulia dan diawali dengan doa perjalanan memohon keberkahan dari Sang Maha Pencipta.

Bukan tanpa alasan Rasulullah menganjurkan umat muslim untuk wisata ke suatu tempat. Wisata memiliki segudang manfaat yang tidak hanya baik untuk menjalin silaturahmi, tapi juga baik untuk kesehatan jiwa dan raga kita. Berikut merupakan manfaat wisata dalam Islam.

Berikut merupakan manfaat wisata dalam Islam.

  1. Menghilangkan gelisah

Safar bermanfaat untuk menghilangkan gelisah. Wisata terbukti bisa menghilangkan penat dan mengusir kegundahan.

Orang yang sering melakukan perjalanan lebih bahagia daripada orang yang hanya duduk manis di rumah. itulah salah satu alasan kenapa Rasulullah menganjurkan umatnya untuk melakukan perjalanan ke suatu tempat.

Salah satu contoh yang sering kita temui terkait manfaat safar yang bisa menghilangkan gelisah adalah ketika kita mendengar saudara kita sedang sakit atau tertimpa musibah di tempat yang jauh dengan kita.

Dengan melakukan perjalanan ke tempat saudara tersebut dan melihat sendiri kondisinya, hal ini tentu akan mengurangi rasa khawatir dan gelisah yang kita alami.

Baca Juga : Sakit Saat Traveling, Ini Dia Tips Untuk Menanganinya!

 

  1. Mengerti arti kehidupan

Manfaat wisata yang selanjutnya adalah kita menjadi lebih mengerti tentang arti kehidupan.

Kita semakin menyadari bahwa hidup ini seperti sebuah perjalanan. Kita hanya sebentar mampir untuk urusan tertentu.

 Jika nanti urusan kita sudah selesai, kita akan kembali pulang ke rumah. Begitu juga dengan kehidupan kita di dunia ini.

Dunia ini hanya sementara. Jika urusan kita di dunia ini sudah selesai, kita akan kembali kepada Yang Maha Esa.

  1. Mendapatkan ilmu

Ketika melakukan perjalanan, kita akan bertemu dengan orang lain, baik orang baru maupun teman lama. Biasanya juga, kita akan terlibat obrolan seru yang tentang segala hal. Nah, secara tidak langsung telah terjadi pertukaran ide dan gagasan dalam obrolan selintas selama di perjalanan ini.

Bahkan kita sendiri pun tidak mengira akan mendapatkan ilmu baru dari perjalanan yang kita lakukan ini. Bisa dibilang ini adalah bonus perjalanan.

  1. Menambah wawasan soal etika

Selain menambah wawasan soal pengetahuan umum, wawasan kita tentang etika pun akan ikut bertambah. Berbeda tempat,berbeda pula etika dan norma yang dianutnya. Dengan wisata, Anda bisa tahu mengenai hal ini.

Meskipun kini sudah banyak buku yang mengulas hal serupa, akan lebih puas rasanya jika kita mendapatkannya langsung di tempat asalnya. Selain tahu, kita juga bisa mempraktekkannya secara langsung.

  1. Menambah kawan

Wisata juga bermanfaat bagi kita yang ingin mencari kawan baru. Wisata memberikan kesempatan pada kita untuk bertemu dengan orang-orang baru dari berbagai latar belakang suku, ras, dan agama.

Pertemanan kita akan semakin beragam dan koneksi kita akan semakin luas. Hal ini sangat berguna membentuk pola pikir lebih terbuka.

 

Baca Juga : Ini Yang Harus Kalian Lakukan Bila Koper Hilang di Bagasi Pesawat?

 

Sunnah Dalam Wisata

  1. Membaca doa perjalanan

Sebelum melakukan wisata, kita dianjurkan untuk membaca doa perjalanan. Tujuannya tentu saja mengharap keselamatan dari Sang Pemberi Hidup.

Kita tentu tahu insiden kecelakaan yang merenggut nyawa tidak terjadi sekali dua kali, namun bisa dibilang cukup sering. Meskipun sudah berhati-hati selama berada di perjalanan, kita tidak pernah tahu marabahaya yang mungkin terjadi.

Dengan membaca doa, kita mengharap agar selamat sampai tempat tujuan hingga kembali lagi sampai di rumah. Ada tiga jenis doa yang sebaiknya Anda baca, yaitu :

  1. Doa keluar rumah

Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi laa haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhim

  1. Doa naik kendaraan

Doa naik kendaraan dibedakan berdasarkan jenis kendaraan yang digunakan.

Jika menggunakan transportasi darat, doa yang dibaca adalah doa naik kendaraan darat. Begitu juga ketika naik transportasi udara dan laut.

  1. Berdoa

Salah satu doa yang dikabulkan adalah doa orang yang melakukan perjalanan. Oleh karena itu, disunnahkan bagi kita yang sedang melakukan perjalanan untuk memanjatkan doa. Boleh doa apapun, termasuk berdoa memohon keinginan yang belum kita dapatkan.

Jangan sia-siakan kesempatan ini. Manfaatkan perjalanan sebaik-baiknya dengan memanjatkan doa kepada Tuhan terkait dengan keinginan kita. Insya Allah, doa kita akan dikabulkan oleh Allah yang maha pemurah.

 

Baca Juga : Makan Permen Ini Selama Perjalanan, Bisa Jadi Cara Atasi Mabuk Darat!

 

  1. Melakukan perjalanan di malam hari

Ketika memilih waktu untuk melakukan perjalanan, Rasulullah menyarankan untuk melakukannya pada waktu malam.

Dianjurkannya hal ini bukan tanpa alasan. Menurut salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Al Hakim, Rasulullah menganjurkan wisata pada malam hari karena perjalanan akan terasa lebih cepat dibandingkan dengan siang hari.

Wisata di malam hari juga lebih nyaman karena hawanya yang sejuk, tidak terik seperti saat siang hari.

Bagi seorang muslim, wisata di malam hari juga sangat menguntungkan karena tidak bertabrakan dengan waktu shalat. Kita bisa tidur selama di perjalanan dan tidak khawatir ketinggalan waktu shalat.

  1. Melakukan perjalanan pada hari Kamis

Sunnah lainnya yang sebaiknya kita ikuti juga adalah melakukan perjalanan pada hari Kamis. Belum ada alasan yang pasti kenapa Rasulullah sering memilih hari Kamis ketika hendak wisata.

Namun seperti yang kita tahu, hari Kamis memiliki keistimewaannya sendiri. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Hari dibukanya pintu surga
  2. Hari diperiksanya amal manusia
  3. Hari yang disunnahkan untuk puasa

Meskipun ada anjuran demikian, bukan berarti kita tidak boleh melakukan perjalanan selain di hari Kamis.

Rasulullah pun memilih wisata di hari-hari lainnya, seperti jumat dan sabtu. Hanya saja, yang paling sering dipilih oleh beliau adalah hari Kamis.

Baca Juga : #KebaikanTanpaBatas Oli TOP 1 Sambangi Yayasan Taman Mandiri Syariah

 

  1. Tidak wisata sendirian

Rasulullah juga menganjurkan untuk tidak wisata sendiri. Anjuran ini tidak hanya berlaku bagi kaum perempuan, tapi juga kepada laki-laki. Ketika kita wisata sendirian tanpa kawan, mudharat-nya lebih besar daripada wisata bersama dengan orang banyak. Dengan tidak wisata sendirian, kita bisa saling membantu dan saling mengingatkan.

  1. Membaca zikir selama di perjalanan

Selain membaca doa perjalanan jauh, kita juga dianjurkan untuk membaca zikir selama di perjalanan. Tujuannya sama, yaitu mengharap diberi keselamatan selama di perjalanan. Daripada kita bengong saja selama di perjalanan, tentu lebih berfaedah jika kita banyak melantunkan zikir dan shalawat.

Demikianlah  doa perjalanan sesuai sunnah beserta manfaat yang bisa kita peroleh apabila kita melakukan perjalanan. Semoga informasi di atas bermanfaat ya! Jangan lupa share artikel dari TOP 1 Oil Indonesia ini ke sosial media favoritmu ya!

Rekomendasi untuk kamu: