Senin, 17 Oktober 2011

Oxford Ciptakan Mobil Robot Mirip Knight Rider

Salah satu universitas terkemuka di dunia, Oxford University, berhasil mengembangkan sebuah mobil robot yang dipercaya akan menjadi salah satu solusi kemacetan lalu lintas. Seperti yang diberitakan laman dailymail.co.uk, mobil robot ini mampu mengemudi dan menavigasi mobil sendiri. Dilengkapi dengan teknologi futuristik, mobil robot ini dipercaya memiliki kemiripan dengan mobil “Kitt” di serial film yang cukup popular pada tahun 1980-an “Knight Rider”. Beberapa akademisi meyakini bahwa mobil yang didesain mirip mobil off-road ini akan menjadi salah satu kendaraan umum di jalanan pada 15 tahun mendatang. Kendaraan pintar Oxford ini diberi nama “Wildcat” dan dibangun dengan bantuan kontraktor berteknologi tinggi, BAe System. Dengan system ini, Wildcat mampu menginterpretasikan lingkungan sekitar dan membut keputusan kemana mobil akan diarahkan. Para ilmuwan mengatakan, mobil ini memiliki jauh keunggulan dengan navigasi satelit konvensional karena lebih tepat, lebih otomatis, dan tidak memerlukan referensi satelit, sehingga dapat merespon secara independen. Profesor Paul Newman, yang juga menjadi ketua riset tersebut mengatakan bahwa Wildcat memancarkan scanner laser 3D dengan tingkat puluhan ribu per detik untuk mengukur lingkungan dan menciptakan gambar 3D ketika mobil sedang bergerak. Scanner laser pada bemper kiri dan kanan mobil juga melakukan fungsi yang sama untuk pelacakan jalan dan sekitarnya. Wildcat juga dilengkapi dengan kamera stereo di atap mobil yang berfungsi mengambil 20 gambar beresolusi tinggi per detik, sehingga memungkinkan mobil untuk menilai dan mengukur jarak, serta kecepatan gerakan mobil. Sementara itu, sebuah computer raksasa 16 inti disimpan di dalam boot mobil dengan memori 2000 kali lipat lebih kuat dari computer biasa. Mobil yang biasa dipanggil “Robocar” ini menelan biaya hampir Rp 17 miliar untuk pembangunannya. Sementara itu, mesin yang digendong oleh Robocar ini adalah mesin 2,5 liter TD5 turbo diesel. Rencananya, mobil ini akan dikembangkan untuk menghindari terjadinya kontak mobil dengan lubang di jalan, pejalan kaki, dan untuk menghindari kemacetan.

Rekomendasi untuk kamu:

Newsletters